Lombok Post
Metropolis

BBM Ngadat, Ganti Oli Sekali Setahun

LALU MARTAWANG

MATARAM-Persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk motor roda tiga pengangkut sampah belum sepenuhnya clear. Sekalipun pihak kecamatan Cakranegara sudah memberikan kupon Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi beberapa lingkungan. Tapi masih ada pertanyaan yang tersisa di benak sejumlah operator motor roda tiga.

Seperti dituturkan Azami, Kepala Lingkungan (Kaling) Lendang Kelor, Kelurahan Sayang-Sayang. Operator sampahnya sempat menanyakan soal oprasional BBM untuk bulan yang ke tiga.

a�?Karena kuponnya hanya dua. Berarti kan bulan Januari dan Februari saja,a�? kata Azami.

Dengan kata lain, untuk bulan Maret belum keluar. Idealnya harus ada penjelasan terkait hal ini. Sehingga para operator sampah tidak resah oleh persoalan ini.

a�?Itupun kalau tidak menghitung bulan April yang katanya harus dibayar pada akhir bulan,a�? imbuhnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah bertanya pada lingkungan lain dan mendapat jawaban persoalan serupa. Belum lagi persoalan biaya ganti oli yang hanya diberikan satu tahun sekali. Sehingga berpotensi merusak kendaraan karena tidak mendapat perawatan mesin yang tepat.

a�?Soal ganti oli ini juga dikeluhkan, masa satu tahun sekali, apa ini tidak merusak kendaraan itu nanti?a�? herannya.

Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang berinisiatif mengumpulkan para Operator Sampah, Kaling, Lurah, dan Camat Cakranegara hari ini. Ia ingin mendengar penjelasan utuh terkait persoalan yang timbul antara operator sampah dengan pihak Kecamatan Cakranegara.

“Besok (hari ini) ada pertemuan membahas soal ini,” kata Martawang.

Sepintas, ia juga mendengar sudah ada proses pembayaran yang dilakukan pihak kecamatan pada kelurahan. Tapi, Martawang belum dapat penjelasan lebih rinci mengenai jumlah pemberian kupon. Apakah sudah sesuai dengan jumlah bulan tunggakan atau masih kurang.

“Ya pengajuannya harus sesuai kebutuhan, sehingga bisa diketahui apakah LS (langsung) atau pakai SPK (Surat Perintah Kerja),” imbuhnya.

Persoalan diakuinya memang belum tuntas. Tapi ia mengapresiasi sudah ada upaya ke arah itu untuk menyelesaikan tanggung jawab pembayaran. Tinggal mendengarkan lebih detail lagi segala persoalan dan uneg-uneg dari masing-masing pihak hari ini.

“Makanya kita akan kumpulkan besok (hari ini, Red),a�? tegasnya.

Martawang sendiri yakin ini hanya soal administrasi saja. Belum ada aroma mengarah ke penyelewengan anggaran. Karena dana sudah tersedia di Badan Keuangan Daerah (BKD) dan tinggal dicairkan. (zad/r5)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost