Lombok Post
Bima - Dompu

Event Tambora Challenge Terbesar di Asia

DOMPU-Meski tanpa rekor MURI, satu dari sejumlah event memeriahkan Festival Pesona Tambora (FPT) 2018 ini tercatat sebagai event terbesar di Asia. Acara terbesar itu adalah Tambora Challenge atau lari maraton sepanjang 320 kilometer mulai dari Sumbawa sampai Doro Ncanga, Dompu. Hal itu ditegaskan Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin saat menyampaikan sambutan pada acara puncak FPT, Rabu (11/4). "Selain Dompu, belum ada negara lain di Asia yang mampu menggelar event lari maraton lebih dari 320 kilometer," kata Bupati Dompu H Bambang M Yasin saat memberikan sambutan di FTP 2018, kemarin (11/4). Dikatakan bupati, Tambora Challenge diikuti sebanyak 40 orang peserta dari berbagai daerah, bahkan ada dari mancanegara. Para juara diberikan hadiah dan piagam penghargaan. Kegiatan puncak FPT yang dipusatkan di tempat wisata Sarae Nduha berlangsung meriah dan sukses. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti. Sejumlah artis seperti Anang Hermansyah, Ashanti, Aurel, Duo Twins dan penyanyi dangdut Eri Susan ikut memeriahkan event tahunan ini. Seperti FPT tahun lalu, aksi terjun payung puluhan anggota TNI angkatan udara kembali digelar di lokasi FPT kali ini. Ribuan masyarakat yang memenuhi padang savana Sarae Nduha antusias menyaksikan aksi terjun payung ini. Pergelaran FPT tahun ini diharapkan mampu memberi inspirasi bagi pengembangan pariwisata Indonesia. Khususnya di wilayah NTB. "Memeriahkan FPT tahun ini, banyak kegiatan fenomenal digelar,’’ kata Bambang. Beberapa kegiatan lain yang digelar di FPT ini adalah jelajah Tambora, trail adventure, dan berbagai kegiatan olahraga dan seni lainnya. "Terima kasih kepada semua sponsor dan pihak yang mendukung kegiatan ini. Tahun depan kita akan adakan atraksi yang lebih menantang lagi," ujarnya. Bambang juga menjelaskan adanya pergeseran lokasi pergelaran FPT tahun ini. Hal itu diakui untuk memberikan nuansa baru bagi masyarakat maupun tamu luar daerah yang hadir dalam event nasional itu. "Kami sengaja pindahkan lokasi untuk memberikan nuansa baru. Juga agar semakin banyak keindahan alam Dompu yang bisa dilihat,"katanya. Sementara itu, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar RI Esthy Reko Astuti mengatakan FPT merupakan salah satu program promosi dan pengembangan wisata. Sehingga dapat menjadi daya tarik bagi daerah. "Ada empat wonderfull event di Indonesia. Salah satunya adalah FPT," ujarnya. Dengan adanya event ini, target kunjungan wisatawan bisa tercapai. Untuk Dompu sendiri, melalui event tahunan ini diharapkan menarik minat wisatawan mancanegara dan nusantara. "Dalam kalender of event, NTB banyak prestasinya. Bahkan kami sudah membangun sekolah pariwisata di NTB. Bagi siswa yang ingin bergelut di pariwisata, bisa mendaftar di Poltekpar Lombok," katanya. (jw/r4)

DOMPU-Meski tanpa rekor MURI, satu dari sejumlah event memeriahkan Festival Pesona Tambora (FPT) 2018 ini A�tercatat sebagai event terbesar di Asia. Acara terbesar itu adalah Tambora Challenge atau lari maraton sepanjang 320 kilometer mulai dari Sumbawa sampai Doro Ncanga, Dompu.

Hal itu ditegaskan Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin saat menyampaikan sambutan pada acara puncak FPT, Rabu (11/4).

“Selain Dompu, belum ada negara lain di Asia yang mampu menggelar event lari maraton lebih dari 320 kilometer,” A�kata Bupati Dompu H Bambang M Yasin saat memberikan sambutan di FTP 2018, kemarin (11/4).

Dikatakan bupati, Tambora Challenge diikuti sebanyak 40 orang peserta dari berbagai daerah, bahkan ada dari mancanegara. Para juara diberikan hadiah dan piagam penghargaan.

Kegiatan puncak FPT yang dipusatkan di tempat wisata Sarae Nduha berlangsung meriah dan sukses. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti. Sejumlah artis seperti Anang Hermansyah, Ashanti, Aurel, Duo Twins dan penyanyi dangdut Eri Susan ikut memeriahkan event tahunan ini.

Seperti FPT tahun lalu, aksi terjun payung puluhan anggota TNI angkatan udara kembali digelar di lokasi FPT kali ini. Ribuan masyarakat yang memenuhi padang savana Sarae Nduha antusias menyaksikan aksi terjun payung ini. Pergelaran FPT tahun ini diharapkan mampu memberi inspirasi bagi pengembangan pariwisata Indonesia. Khususnya di wilayah NTB.

A�”Memeriahkan FPT tahun ini, banyak kegiatan fenomenal digelar,a��a�� kata Bambang.

Beberapa kegiatan lain yang digelar di FPT ini adalah jelajah Tambora, trail adventure, dan berbagai kegiatan olahraga dan seni lainnya.

A�”Terima kasih kepada semua sponsor dan pihak yang mendukung kegiatan ini. Tahun depan kita akan adakan atraksi yang lebih menantang lagi,” ujarnya.

Bambang juga menjelaskan adanya pergeseran lokasi pergelaran FPT tahun ini. Hal itu diakui untuk memberikan nuansa baru bagi masyarakat maupun tamu luar daerah yang hadir dalam event nasional itu.

A�”Kami sengaja pindahkan lokasi untuk memberikan nuansa baru. Juga agar semakin banyak keindahan alam Dompu yang bisa dilihat,”katanya.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar RI Esthy Reko Astuti mengatakan FPT merupakan salah satu program promosi dan pengembangan wisata. Sehingga dapat menjadi daya tarik bagi daerah.

“Ada empat wonderfull event di Indonesia. Salah satunya adalah FPT,” ujarnya.

Dengan adanya event ini, target kunjungan wisatawan bisa tercapai. Untuk Dompu sendiri, melalui event tahunan ini diharapkan menarik minat wisatawan mancanegara dan nusantara.

“Dalam kalender of event, NTB banyak prestasinya. Bahkan kami sudah membangun sekolah pariwisata di NTB. Bagi siswa yang ingin bergelut di pariwisata, bisa mendaftar di Poltekpar Lombok,” katanya. (jw/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara