Lombok Post
Selong

Pungut Biaya UNBK, Wali Murid Protes Dikbud

SELESAIKAN MASALAH: Kadis Dikbud Lotim L Suandi memberikan penjelasan ke wali murid yang memprotes dugaan pungli pelaksanaan UNBK tingkat SMP/MTS di Kantor Dikbud Lotim, Jumat (13/4) lalu.

SELONG-Perwakilan wali murid SMPN 1 Masbagik mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Jumat (13/4) lalu. Mereka memprotes A�pungutan atas pembiayaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebesar Rp 100 ribu yang dilakukan pihak sekolah.

.Perwakilan Wali Murid Eko Rahadi mengatakan, pemungutan yang dilakukan sekolah termasuk pungutan liar (Pungli).

a�?Tidak boleh dipungut biaya. Kalau memang murid tidak memiliki komputer atau laptop bisa mencari inisiatif lain. Bukannya memungut ke anak murid,a�? protesnya.

Terlebih lagi, anak ditekan untuk A�membayar iuran tersebut. Di sekolah tersebut, banyak juga keluarga yang hidup berkecukupan. a�?Sehingga, tidak bisa membayar,a�? jelasnya.

Dengan keadaan seperti itu, psikologis siswa yang akan mengikuti ujian bisa terganggu. Akhirnya, berdampak pada masa depan mereka. A�Persoalan di sekolah tersebut bukan hanya itu saja. Banyak hal yang menjadi persoalan yang dipendam oleh masyarakat sekitar.

a�?Kita minta kepala sekolah itu harus diganti,a�? tuntutnya.

Sementara itu, Kadis Dikbud Lotim L Suandi mengatakan sudah menampung aspirasi dari wali murid dan para guru. Hanya saja, untuk melakukan proses pemindahan butuh waktu danA� harus sesuai aturan. a�?Nanti akan kita proses permintaan masyarakat,a�? kata Suandi dihadapan para wali murid yang melakukan protes.

Dia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan kondusif. Karena, itu bisa menganggu proses ujian yang akan dilaksanakan oleh siswa. a�?Mudahan saja semua berjalan lancar. Yang pasti, terkait dengan persoalan tersebut akan tetap ditindaklanjuti,a�? kata dia.

Suandi menegaskan, sekolah dilarang memungut anggaran untuk pelaksanaan UNBK. Dia juga mengaku, pihak Dikbud juga melarang sekolah yang memungut anggaran tersebut.a�?Kita belum konfirmasi terkait persoalan itu ke Kepala Sekolahnya langsung. Nanti kita dengar apa alasan dari kepala sekolah memungut anggaran itu,a�? ujarnya.

a�?Saya tegaskan secara aturan tidak boleh memungut biaya untuk pelaksanaan UNBK,a�? tegasnya. (arl/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost