Lombok Post
Headline

Malu Kalau Rinjani Masih Kotor, TGB Ajak Semua Pihak Jaga Rinjani

RINJANI: Beberapa tenda pendaki berdiri di pinggir Dana Segara Anak di kawasan Gunung Rinjani. IVAN/LOMBOK POST

MATARAM-Setelah ditetapkan sebagai geopark dunia, Gunung Rinjani harus benar-benar dijaga. Tidak boleh lagi ada isu sampah yang mencoreng nama Rinjani di mata internasional. Khususnya di pusat-pusat keramaian seperti jalur pendakian harus bersih dari sampah.

a�?Malu kita. Jangan sampai isu kebersihan masih ada,a�? tegas Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi saat dimintai tanggapannya menyusul penetapan Gunung Rinjani sebagai geopark dunia dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO pekan lalu, di sela Musrenbang NTB di Mataram, kemarin (16/4).

TGB mengajak semua pihak bersama-sama membangun daerah, menjaga kehormatan daerah. Caranya dengan menjaga kelestarian geopark Rinjani. Siapa pun yang akan mendaki Gunung Rinjani, mereka harus berpartisipasi menjaga kebersihannya. Tidak membuang sampah sembarangan.

Kini, dengan status sebagai geopark dunia, pemerintah pun akan lebih hati-hati dalam mengembangkan kawasan penting tersebut. a�?Kita harus jaga. Jangan sampai kualitas lingkungannya menurun,a�? tegasnya.

Gubernur TGB juga meminta partisipasi pemerintah daerah, khususnya daerah penyokong geopark Rinjani. Mereka harus melengkapi sarana prasarana yang masih kurang di kawasan tersebut. Sehingga Rinjani semakin ramah dan nyaman bagi setiap orang yang datang. a�?Ini akan menjadi salah satu keunggulan baru untuk ecotourism di NTB,a�? katanya.

Dampak penetapan Rinjani sebagai geopark dunia memang tidak dirasakan secara instan. Turis tidak akan berbondong-bondong datang ketika ditetapkan menjadi geopark dunia. Tapi dengan adanya penetapan itu, kata TGB, pariwisata NTB akan semakin berkembang. Tenaga kerja akan semakin banyak terserap, kemudian industri kreatif akan terus berkembang.

Menurut dia, ditetapkannya Gunung Rinjani sebagai geopark dunia merupakan kesyukuran luar biasa bagi rakyat NTB. Secara khusus dia berterima kasih kepada UNESCO. Juga kepada semua pihak yang turut berjuang sampai Rinjani kini diakui dunia. a�?Terima kasih kepada seluruh masyarakat NTB yang berusaha dengan doa dan berbagai kegiatan mendukung geopark Rinjani,a�? katanya.

Pekerjaan Besar

Dan pekerjaan besar masih menanti setelah penetapan status geopark dunia ini. Pekerjaan tersebut adalah memastikan Rinjani terjaga dari sisi lingkungan, terjaga pula dari sisi destinasi wisata yang nyaman dan menarik bagi para wisatawan.

Kementerian Pariwisata pun memberi dukungan terkait hal ini. Dinas Pariwisata NTB juga menjadikan hal tersebut sebagai perhatian besar. a�?Kita berupaya bagaimana agar destinasi ini tetap nyaman dan menarik wisatawan,a�? kata Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Moh. Faozal.

Kementerian lain menurutnya perlu terlibat lebih banyak, seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Harusnya, kementerian dengan lembaga di bawahnya mempunyai pemikiran yang sama untuk menjaga lingkungan Rinjani. Apalagi di sana ditarik pendapatan negara non pajak. Jangan sampai lembaga terkait hanya memungut pendapatan saja. Yang seharusnya adalah sama-sama memelihara. a�?Bagi saya tugas yang paling berat adalah setelah kita mendapatkan ini,a�? kata Faozal.

Ia mengungkapkan, bila Rinjani tidak ditata dan dirawat, bukan tidak mungkin status global geopark dicabut UNESCO. Sebab, setelah penetapan, mereka akan ada evaluasi terus menerus dari UNESCO. Bila pemerintah abai, bukan tidak mungkin status itu bisa melayang di kemudian hari. a�?Sebab, UNESCO rutin mengevaluasi,a�? ujarnya. (ili/r8)

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost