Lombok Post
Headline Metropolis

1.144 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Rinjani

JUMPA PERS: Dari kiri ke kanan, Kadispora NTB Hj Husnanidiaty Nurdin, Admin Rinjani 100 Rizqon Sani, Kadis Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal, dan Ketua KONI NTB Andy Hadianto memberikan pemaparan terkait persiapan Rinjani 100 di Kantor Dispar NTB, kemarin (18/4). HARLI/LOMBOK POST

MATARAM-Event lari Rinjani 100 akan datang lagi. Kali ini akan digeber pada 4 Mei 2018. Sebanyak 1.144 pelari mendaftar untuk menjadi yang tercepat menaklukkan gunung api tertinggi kedua di Indonesia tersebut. Para pelari itu berasal dari 38 negara.

Jumlah peserta yang ambil bagian tahun ini melonjak. Sebab, pada event yang sama tahun lalu, Rinjani 100 masih diikuti 610 pelari. a�?Tapi tahun ini meningkat dua kali lipat yakni 1.144 pelari,a�? kata Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal dalam keterangan pers di kantornya kemarin.

Itu kata dia menunjukkan betapa Rinjani kini sudah menjadi magnet dan tujuan para pencinta olahraga ekstrem. Itu menjadi modal untuk memperkuat Rinjani sebagai destinasi wisata yang berkelas internasional yang pekan lalu telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark.

Status itu kata Faozal telah menjadikan para wisatawan pasti ingin sekali datang melihat Rinjani secara langsung. a�?Kita harus terus perkuat destinasi wisata Rinjani,a�? ujarnya.

Dijelaskan, event Rinjani 100 ini sendiri adalah bagian dari upaya pemerintah menyiapkan atraksi di Rinjani. Sementara secara paralel aspek-aspek yang lain seperti keberlanjutan daya dukung lingkungan, infrastruktur pendukung untuk keamanan dan kenyamanan wisatawan akan terus dilakukan.

Event Rinjani 100 tahun ini sendiri akan dikemas berbeda. Desain medali yang akan diberikan kepada finisher tertulis Rinjani Geopark. Itu sebagai penguat dan penyemangat para pelari yang telah menaklukkan gunung dengan danau di kawahnya tersebut.

Tak hanya itu, pada pelaksanaannya nanti para pelari akan dihibur kesenian NTB. a�?Kebetulan, saat pelaksanaan event nanti ada kegiatan dari TNGR. Itu akan kita kemas bersamaan dengan Rinjani 100,a�? kata Faozal.

Ada beberapa persoalan yang harus diselesaikan sebelum pelaksanaan event dimulai. Yaitu persoalan Amenitas. a�?Infrastruktur pendukungA� belum bisa dibangun disana. Seperti hotel, toilet, dan pendukung lainnya,a�? ujarnya.

Untuk itu, Dispar NTB terus berupaya menyelesaikan persoalan tersebut. Rencananya, toilet akan ditambah menjadi delapan lokal. a�?Itu nanti kita bisa menggunakannya karena peresmiannya akhir April ini,a�? kata Faozal.

Ditegaskannya, pelaksanaan Rinjani 100 bukan semata-mata untuk memperkuat destinasi wisata. Yang tak kalah pentingnya adalah penguatan ekonomi masyarakat. a�?Bangkitnya ekonomi di kawasan Rinjani menjadi hal terpenting pada penyelenggaraan event tersebut. Dengan begitu, masyarakat di kawasan bisa lebih sejahtera,a�? ucapnya.

Rencananya, pada H-7 akan ada pembenahan jalur tracking bersama beberapa petugas dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan kelompok pemuda setempat. a�?Kita akan pasangkan penunjuk arah bagi pelari supaya tidak tersesat,a�? kata dia.

Di tempat yang sama, Admin Rinjani 100, Rizqon Sani mengatakan, berdasarkan entry nama. Pelari dari Indonesia yang ambil bagian adalah 611 orang. Sementara sisanya 533 orang adalah para pelari dari 37 negara.

Mereka antara lain dari Malaysia sebanyak 141 pelari, Tiongkok 114 pelari, Singapura 47 pelari, Perancis 41 pelari, Thailand 36 pelari, Brunei Darussalam 35 pelari, Jepang 23 pelari, Inggris 14 pelari, Australia 13 pelari, Amerika Serikat 7 pelari, dan Vietnam 6 pelari.

Belum lagi dari Hongkong, Filipina, Taiwan masing-masing menurunkan 5 pelari. Jerman dan Spanyol masing-masing 4 pelari. Ditambah Kroasia, Belanda, Selandia Baru A�dan Rusia masing-masing tiga pelari.

Sementara itu Kanada, Ceko, India dan Swiss masing-masing ada 2 pelari. Terakhir, Austria,A� Belgia, Denmark, Ekuador, Hungaria, Irlandia, Italia, Lebanon, Macau, Nepal, Polandia, Rumania, dan Slovakia yang masing-masing satu pelari.

Pada event nanti, akan dibagi menjadi empat kategori. Yakni, lari 27 kilometer, 36 kilometer, 60 kilometer, dan 100 kilometer.

Semua kategori itu diberikan limit waktu. Di kategori 27 kilometer maksimal para pelari harus bisa sampai garis finish selama 9 jam.A� Sedangkan 60 kilometer diberikan waktu 15 jam, 60 kilometer limit waktunya 26 jam, dan 100 kilometer limit waktunya 36 jam.

a�?Kalau lewat dari limit waktu yang ditentukan, pelari tidak akan diberikan medali,a�? kata dia.

Start akan dilakukan di dua tempat. Untuk kategori 27 dan 36 kilometer akan start di Sembalun. Sementara pelari yang mengikuti 60 dan 100 kilometer akan start di Senaru.

a�?Mereka akan start pukul 00.30 Wita. Jadi, semua akan finish di Sembalun,a�?A� tegasnya.

Terkait soal keamanan, semua sudah disiapkan. Dari tim paramedis hingg tim pengamanan sudah ready. a�?Para tim pengamanan akan naik ke atas Rinjani H-5 pelaksananaan,a�? jelasnya.

Dia berharap, event tersebut berjalan lancar dan lebih berkesan. Sehingga, Rinjani dapat dikenal di seluruh dunia.

Ketua KONI NTB Andy Hadianto menambahkan, Rinjani 100 menjadi event yang sangat ditunggu oleh para pelari ekstrem nasional dan mancanegara. Selain memberikan jalan yang ekstrem para pelari bisa menikmati indahnya Rinjani. a�?Kalau dibandingkan dengan event lari ekstrem di tanah air. Jauh lebih bagus Rinjani,a�? sanjungnya.

Dia pernah mengikuti beberapa event lari di Pulau Jawa dan Kalimantan. Jauh lebih indah Rinjani. a�?Menangnya kita dengan event lari itu ada di view yang indah,a�? kata dia.

Jika event ini sukses, dampaknya akan sangat luas. Masyarakat yang berada disekitaran Rinjani akan merasakan dampaknya. a�?Ekonomi akan hidup,a�? ucapnya. (arl/r8)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost