Lombok Post
Headline Selong

Diperas Rp 50 Juta, Panwaslu Lotim Lapor Polisi

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Panwalu Lotim, Sahnam.

SELONG-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Lombok Timur (Lotim) mengaku diperas. Pelaku pemerasan diduga oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang meminta uang senilai Rp 50 juta. Oknum LSM ini melalui perantara mengancam akan membeberkan sejumlah masalah Panwaslu jika tidak diberikan uang tersebut.

a�?Pemerasan ini mengenai masalah perekrutan sejumlah tenaga staf Panwaskab dan Panwascam Lotim yang katanya ada nepotisme. Ada juga masalah dugaan pemalsuan dokumen terkait kunjungan Panwas ke kecamatan dan dugaan penyelewengan dana hibah mencapai miliaran rupiah,a�? terang Kordiv Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Lotim Sahnam.

Sayangnya, meski diancam dan dituduh melakukan hal seperti itu pihak Panwaslu Lotim tidak menggubrisnya. Meskipun diakui adanya ancaman itu dikatakan Sahnam sangat menganggu Panwaslu. Pihaknya mempersilakan kepada oknum LSM melakukan ancamannya jika mereka memiliki cukup bukti terhadap apa yang dituduhkan itu.

“Karena Ini namanya pemerasan kepada penyelenggara pemilu, apalagi dengan sampai oknum itu meminta uang agar permasalahan tidak di munculkan ke publik, ya silakan saja,” tantangnya. Ia menurturkan oknum itu juga seringkali melakukan chat pribadi dengan dirinya maupun Ketua Panwaslu dan jajarannya.

Bahkan oknum tersebut mengancam untuk melakukan aksi di Jakarta dan Polda NTB serta publikasi ke media.

a�?Ngapain aksi di Jakarta kenapa tidak di Lombok Timur saja,a�? ucap dia.

Saat ini, percakapan dengan oknum itu sudah diinformasikan kepada pihak kepolisian. Termasuk mengenai masalah permintaan uang oknum tersebut kepada kami sebagai barang bukti. a�?Kami akan laporkan kasus ini ke Polisi untuk diproses, karena sudah masuk dalam kasus pemerasan kami sudah berkonsultasi dengan Bawaslu dan Polres serta Polda,” tandasnya. (ton/r2)

 

Berita Lainnya

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost