Lombok Post
Headline Politika

Rematch Ali Sakti vs Suhaili

TGH Lalu Gede M Ali Wirasakti Amir Murni

MATARAM- Pertarungan memperrebutkan kursi gubernur dan wakil gubernur NTB kali ini layaknya dejavu bagi TGH Lalu Gede M Ali Wirasakti Amir Murni dan HM Suhaili FT. Betapa tidak, sebelumnya Sakti dan Suhaili sudah dua kali berhadap-hadapan dalam momentum pilkada, tepatnya pemilihan bupati Lombok Tengah (Loteng).

Dalam dua pertemuan terdahulu, Suhaili selalu mempecundangi Sakti. Berturut-turut ia menang dan naik sebagai bupati. Sakti juga berturut-turut hanya ada pada posisi nomor dua saja. Jika kini bisa mengulang kejayaan, Suhaili akan mencetak rekor hattrick kemenangan atas Sakti.

“Jika memang dianggap kami yang terbaik, pilihlah kami, jika tidak, tak mengapa,” kata Suhaili.

Di Loteng, Suhaili memang tampak superior. Namun kali ini konteksnya beda. Mereka harus bertarung untuk memenangkan tak hanya satu kabupaten saja, namun 10 kabupaten/kota. Posisi Sakti juga hanya mengincar NTB-2. Pasangan masing-masing tentunya turut memberi andil soal peluang kemenangan. Ada HM Ali BD di kubu Sakti, dan HM Amin di kubu Suhaili.

“Tanpa strategi khusus, pokoknya kita mau menang,” kata Ali.

Bahkan ia pernah sesumbar duet Ali-Sakti akan menyapu bersih Loteng, daerah kekuatan utama Suhaili-Amin.

“Semua pondok pesantren di sana dukung kami, hanya satu yang tidak,” katanya mengacu pondok milik Suhaili.

Amin, sang pendamping Suhaili tak mau ketinggalan melakukan psywar. Sebagai satu-satunya petahana, Amin percaya ia akan mampu menyokong kemenangan Suhaili.

“Lihat saja hasil-hasil survei, rakyat tahu mana yang sudah kerja,” ujarnya.

Namun yang tak boleh dilupakan, selain Ali-Sakti vs Suhaili-Amin, masih ada dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB yang juga turut berlaga. Dan peluang keduanya juga tak kalah besar, baik duet TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi (Ahyar-Mori), maupun Dr H Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi). Bisa saja salah satu dari mereka yang menyodok menang.

“Kami percaya peluang kami, partai paling banyak, dukungan rakyat jelas,” kata Ahyar tak mau kalah gerak.

Zul-Rohmi yang menjual jargon lanjutkan ikhtiar TGB juga tak bisa dipandang sebelah mata. Mencitrakan diri sebagai sosok muda dan cerdas, pasangan nomor tiga juga terus bergerilya menyapa konstituen.

Layak dinanti, akankan Sakti mengakhiri kutukan kalah atas Suhaili, atau Suhaili kembali menang. Atau bisa saja justru keduanya tersungkur karena pesaing lain. (yuk/r4)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost