Lombok Post
Praya

Program KB Sasar Desa Stunting

Lalu Muliardi Yunus

PRAYA-10 desa yang ditetapkan sebagai percontohan, penanganan penderita balita pendek atau stunting di Lombok Tengah, akan mendapatkan program tambahan. Salah satunya, program Keluarga Berencana (KB).

a�?Kita ingin, di 10 desa tersebut memiliki dua anak saja,a�? kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Loteng Lalu Muliardi Yunus, kemarin (24/4).

Ke 10 desa yang dimaksud meliputi, Desa Mantang, Sukadana, Mertak, Sukaraja, Marong, Teratak, Banyu Urip, Dakung, Selong Belanak dan Desa Mekar Sari. Sedangkan desa-desa lain, tetap mensukseskan program KB, melalui gerakan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Sasarannya, terang Muliardi tidak saja difokuskan ke ibu-ibu saja. Melainkan, para suami juga. Karena, mereka juga bisa menjalankan KB. Ada dua pilihan, yaitu menggunakan kondom atau suntikan.

Ia pun ingin, program KB di 10 desa tersebut, berjalan sukses. Dengan begitu, bisa dijadikan contoh bagi desa-desa lain pada umumnya. a�?Dalam waktu dekat ini, kami akan menggelar pertemuan dengan 10 aparatur pemerintah desa bersangkutan,a�? bebernya.

Harapannya, kata mantan Camat Praya Timur tersebut, mereka ikut mensukseskan program P3AP2KB. Karena dua anak saja, sudah mampu mensejahterakan keluarga. Kalau lebih, maka akan mendatangkan kesengsaraan. a�?Jangan ikut petuah zaman dulu, banyak anak banyak rizki,a�? sindirnya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost