Lombok Post
Headline Pendidikan

Soal HOTS Bikin Peserta UNBK SMP/MTs Puyeng

BERPIKIR KERAS: Siswa SMPN 12 Mataram saat mengikuti UNBK di sekolah setempat, kemarin (24/4). Para siswa mengeluhkan adanya soal HOTS dianggap terlalu sulit. ROJAI/LOMBOK POST

MATARAM-Hari kedua pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk SMP/MTs berjalan lancar. Namun bukan berarti tidak ada masalah. Kini, protes evaluasi tahunan ini datang dari peserta ujian. Para siswa merasa soal UNBK yang membutuhkan nalar tinggi atau High Order Thinking Skill (HOTS) cukup sulit.

Adanya soal istilah HOTS membuat siswa kecewa, mengeluh, bahkan menangsis melihat soal yang terlalu sulit. a�?Lelah kita belajar jika apa yang kita pelajari tidak ada yang keluar,a�? kesal salah seorang siswa di Kota Mataram Baiq Salsabila, kemarin (24/4).

Sejauh ini kata siswi MTsN 1 Mataram ini, apa yang dipelajari saat duduk dibangku sekolah hanya beberapa persen yang keluar. Sisanya banyak soal istilah HOTS. Lebih-lebih pada mata pelajaran matematika. Jika model soalnya yang keluar pada UN seperti ini kata dia,A� percuma belajar, tryout, bahkan ikut les atau tambahan belajar.

a�?Kita capek belajar, tapi yang keluar soal model HOTS cukup sulit,a�? aku siswi berjilbab ini.

Tak hanya dirinya, namun juga semua peserta ujian mungkin akan mengeluhkan soal HOTS. Lihat saja di instagram atau media sosial lainnya banyak siswa yang mengeluhkan soal HOTS.

a�?Ini harusnya tidak kami terima yang sudah capek mempersiapkan diri pada UN,a�? tuturnya.

Dewan Pendidikan Kota Mataram menyesalkan adanya soal HOTS bagi siswa SMP/MTs. Di tingkat SMA saja soal HOTS ini dikeluhkan para siswa di beberapa daerah. Apalagi bagi siswa SMP/MTs yang belum siap.

a�?Kasihan siswa yang sudah belajar mempersiapkan UN,a�? kata Ketua Dewan Pendidikan H Adnan Muchsin, kemarin.

Menurutnya,A� soal HOTS sesuatu yang baru dan belum ada pelatihan di NTB. Sebelum soal HOTS ini diterapkan mestinya terlebih dahulu ada pelatihan yang diberikan guru di daerah. Tapi sejauh ini, ia tidak pernah mendengar adanya pelatihan bagi guru terkait soal HOTS.

a�?Saya belum pernah dengar tentang ini,a�? kata Adnan.

Adnan juga kurang setuju jika soal HOTS ini diterapkan kepada peserta UN tingkat SMP/MTs di NTB. Mestinya sebelum soal ini diterapkan harus ada pelatihan bagi guru. Sehingga guru juga memiliki gambaran atau bayangan untuk diajarkan kepada siswa-siswinya.

Soal HOTS diterapkan di NTB sebut Adnan, akan memengaruhi hasil UN. Bisa saja nantinya hasil UN rendah karena siswa belum pahamA� terkait soal HOTS.

Terpisah Wakil Sekretaris Dewan Pendidikan NTB H Kudjip Anwar mengatakan, UN sekarang sudah tidak memiliki taring. Mau diutak-atik menurut Mendikbud hal yang biasa. Lihat saja sekarang UN sudah tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Jika soal HOTS ini diterapkan maka Mendikbud menjawab untuk membiasakan siswa.

a�?Soal UN mestinya sesuai A�apa yang sudah dipelajari siswa. Jangan diluar jalur,a�? tuturnya.

UN kata Kudjip bukan ajang lomba. Tidak boleh dicoba-coba. Beda dengan lomba yang boleh melakukan inovasi pada naskah soal. Seperti A�olimpiade sains nasional (OSN) sah-sah saja jika soalnya dikembangkan.

Sementara itu salah satu guru SMPN 12 Mataram H Damri mengatakan, soal HOTS merupakan soal nalar tinggi. Biasanya soal seperti ini diberlakukan di perguruan tinggi.

a�?Soal seperti ini memang sulit, tapi jika mempersiapkan diri dengan belajar maka ia optimis siswa bisa menjawab,a�? katanya.

Sejauh ini kata dia, soal HOTS belum familiar. Ia pun belum tahu apakah soal ini sudah ada pembinaan diberikan pelatihan kepada guru atau tidak. Tapi setahunya, soal ini adalah bentuk soal nalar yang diberikan kepada siswa untuk berpikir. (jay/r8)

Berita Lainnya

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost