Lombok Post
Praya

Warga Lombok Tengah Diminta Waspada Angin Puting Beliung

POTRET BENCANA: Suasana rumah warga di Desa Segala Anyar, Pujut Lombok Tengah, yang disapu angin puting beliung, Sabtu (25/3) lalu.(Dedi/Lombok Post)

PRAYA-Warga Lombok Tengah diimbau tetap waspada bencana angin puting beliung. Karena Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, memprediksikan akan terjadi. Khususnya, desa-desa yang sebelumnya pernah merasakan dampaknya.

a�?Itu berdasarkan hasil pengamatan dan koordinasi kami, dengan BMKG NTB. Awan hitam masih mengepul,a�? beber Kepala BPBD Loteng H Muhamad, kemarin (26/4).

Awan yang dimaksud, terang Muhamad bisa berpotensi hujan lebat, petir, angin kencang hingga puting beliung. April-Mei ini pun, berpotensial terjadi. Kalau pun hujan, intensitasnya rendah. Sedangkan, Juni-Oktober sudah masuk musim kemarau.

Ia mengatakan, peringatan dan imbauan tersebut, bukan berarti ingin menakut-nakuti masyarakat. Melainkan, lebih kepada kesiapsiagaan saja.A�A� Dari pengalaman sebelumnya, ungkap Muhamad bencana puting beliung datang secara tiba-tiba. Namun, masyarakat bisa menyelamatkan diri dengan cepat. Dengan cara, lari dari keluar rumah atau berlindung di bawah meja. a�?Kalau tidak begitu, dikhawatirkan tertimpa bangunan,a�? ujarnya.

Bencana yang satu itu pun, tambahnya terakhir pernah terjadi di Desa Mujur, Praya Timur akhir tahun lalu. Kendati demikian, pihaknya berdoa semoga prediksi tersebut salah dan tidak ada. a�?Semoga,a�? kata Muhamad.(dss/r2)

 

 

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost