Lombok Post
Headline Metropolis

Selain Kapal Perang, Ribuan Prajurit Asing Akan Hibur Warga NTB

BERKAWAN TANK: Belasan anak menyerbu salah satu alutsista andalan TNI AL yang dipamerkan di kawasan Islamic Center, Kamis (3/5). LALU MOHAMMAD/LOMBOK POST

MATARAM-Inilah event terakbar tahun ini. Multilateral Naval Excersise Komodo (MNEK) 2018. Acara ini diprediksi bakal menyihir puluhan ribu warga yang akan memadati warga kota selama acara berlangsung. Acara akan dibuka sekitar pukul 19.30 Wita.

Diawali dengan sebuah tarian kolosal culture performance. “Masyarakat bisa menyaksikan secara langsung di lapangan Malomba,” kata Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang.

Ini diprediksi akan jadi pembukaan yang sangat manis dan memukau banyak pasang mata yang akan menyaksikan pra acara. Pembukaan acara sendiri akan dilangsungkan di Lembar, Lombok Barat. Tetapi warga sudah akan dibuat histeris dan heboh dengan pembukaan di pra acara pada Jumat malam.

“Silakan masyarakat datang besok dari manapun. Dari penjuru pelosok wilayah NTB,” imbaunya.

Penampilan berbagai seni tari dan kebudayaan yang menjadi wajah khas NTB akan menghentak di awal acara. Setelah itu, pada Sabtu (6/3) usai pembukaan, sore harinya akan ada kirab budaya. “Panggung kehormatannya ada di Islamic Center dan Sangkareang,” terangnya.

Ribuan warga masih akan dibuat enggan beranjak ketika malam mulai menjelang. Pada pukul 19.30 Wita, lagi akan ada culture performance. Tapi panggung ini tidak hanya untuk warga lokal. Melainkan disiapkan untuk perform yang lebih mendunia lagi. Para ABK kapal perang sedunia akan menunjukan kebolehannya di hadapan warga kota.

“Bayangkan (pasukan Angkatan Laut, salah satunya) dari Inggris mau tampil di Ampenan, terus side (Anda, Red) tidak undang masyarakat, kan sayang sekali,” celetuk pria yang karib di sapa Aweng ini.

Ini akan jadi acara pamungkas yang tidak akan pernah dilupakan warga kota sampai kapanpun. Karena itu, momen langka yang jarang bisa dinikmati ini harus benar-benar dirasakan euforianya oleh semua lapisan masyarakat. Tidak hanya masyarakat yang ada di Kota Mataram. Tapi pintu acara ini juga terbuka bagi semua masyarakat yang ada di daerah lain.

“Minggu paginya ada VVIP Fun Bike, itu acara khusus bagi perwira tinggi kapal perang se dunia,” ulasnya.

Mereka akan mulai start dari htoel Golden Palace dan finish di Islamic Center. Sementara di Islamic Center ada pelepasan Fun Run. Dengan jarak tempuh 5 km-10 km. Ada juga Culinary Festival. Lokasinya juga di Islamic Center.

“Lalu pada pukul 10 atau 11 pagi, ada peresmian bersama monumen Bahari MNEK 2018,” papar pria yang juga menjadi panitia Lokal MNEK 2018 ini.

Satgas MNEK 2018 Kolonel Marinir Ludi Prastyono juga mengajak masyarakat ikut beramai-ramai menghebohkan acara. Ia juga memberi sedikit bocoran kapan waktu yang tepat jika ingin berselfie dengan para serdadu laut dari banyak negara.

“Kalau mau selfie-selfie juga boleh, di Minggu pagi dipastikan Mataram akan sangat ramai dan krodit sekali,” terang Ludi.

Kesempatan ini memang sangat langka. Karena itu kegiatan didesain agar masyarakat juga ikut bisa menikmati kemeriahan acara yang substansinya adalah latihan kerja sama angkatan laut Indonesia dengan negara-negara lain di dunia.

“Ada 37 negara yang bergabung,” tegasnya lagi.

Beberapa diantara negara itu akan membawa langsung armada kapal perangnya. Tapi ada pula yang hanya mengirim delegasi. Masyarakat menurutnya bisa mengambil peran untuk menunjukan kebanggaan pada daerah di hadapan ABK kapal perang seluruh dunia.

“Misalnya dengan memakai pakaian adat, itu bagus saya rasa,” sarannya. (zad/r5)

paroxetine buy online, acquire Zoloft

Berita Lainnya

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost