Lombok Post
Giri Menang

Gerung seperti Kota Mati

IBARAT KOTA MATI: Pengendara bermotor melintas pada salah satu persimpangan Kota Gerung, Lobar, belum lama ini. tak sedikit pihak beranggapan Gerung ibarat Kota Mati yang tak berkembang.

GIRI MENANG-Wajah pembangunan ibu kota Lobar, Gerung menjadi sorotan. Banyak pihak beranggapan, perkembangan kota Gerung stagnan. jalan di tempat. Bahkan tak sedikit menyebut seperti kota mati.

“Saya orang Gerung asli dan melihat keberadaan Gerung sebagai ibu kota Lombok Barat seperti kota mati,” ucap Ketua DPD II Partai Beringin Karya (Berkarya) Agus Kamarwan, kemarin (14/5).

Ia mencontohkan, Gerung sangat jarang disinggahi para pejabat nasional. Padahal keberadaan daerah ini adalah pusat kota Lobar. Sebagai seorang politisi, jika dibandingkan dengan kota lain di NTB, Gerung ini sangat jauh tertinggal. Bahkan jika dibandingkan dengan kota Praya-Loteng atau Selong-Lotim.

“Lihat saja kondisi pusat bisnis di kota Gerung, dari zaman dulu sampai sekarang ini masih sama tidak ada perubahan,” katanya. “Bisa dilihat sendiri, simpang empat Gerung yang menjadi pusat bisnis tidak ada perubahannya dan penataannya,” tambah Agus.

Seharusnya,  karena Gerung ini pusat kota, maka semua jenis pembangunan bisa dipusatkan disini bukan di wilayah lain. Baik itu pengembangan ekonomi bisnis dan pengembangan pendidikan.

“Akibatnya, Gerung ini kalah oleh wilayah kecamatan yang lainnya, seperti Gunungsari karena dekat dengan Kota Mataram,” bebernya.

Sebab itu, ia berharap kepada siapa pun yang nantinya menjadi kepala daerah di Bumi Patut Patuh Patju, untuk memperhatikan pembangunan di kota Gerung, agar ibu kota Lobar ini kembali hidup dan menikmati kejayaannya.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Lobar H Lalu Winengan menilai, penataan ibu kota Kabupaten Lobar sudah dilakukan dengan  maksimal. Bahkan beberapa fasilitas publik sudah mulai dibangun. Seperti keberadaan taman dan fasilitas publik  lainnya.

“Di ibu kota sudah banyak fasilitas yang dibangun untuk menghidupkan kota Gerung,” kilahnya.

Namun, secara signifikan pembangunan di Gerung memang belum dilakukan. Lantaran pembangunan tersebut harus dilakukan secara merata, sehingga semua wilayah bisa menikmati pembangunan di Lobar. “Sedang dalam penataan dan membutuhkan waktu, agar Gerung bisa setara dengan daerah lainnya,” tandas Winengan. (ewi/r5)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost