Lombok Post
Headline Metropolis

TGB Masuk 10 Tokoh Paling Berpengaruh di Indonesia

MENGINSPIRASI INDONESIA: Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi saat menerima penghargaan sebagi tokoh inspiratif nasional di Hotel Grand Hyyat, Jakarta, Jumat malam, pekan lalu bersama tokoh-tokoh lain yakni Karni Ilyas (kiri), Terawan Agus P (dua dari kanan), dan tokoh Papua Maximus Tipagau (kanan).( HUMAS FOR LOMBOK POST)

MATARAM-Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi meraih penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Nasional. Penghargaan tersebut diberikan majalah ekonomi terkemuka tanah air, Infobank. TGB ditempatkan sebagai salah satu dari 10 tokoh paling berpengaruh di Indonesia saat ini.

TGB disejajarkan dengan tokoh-tokoh berpengaruh lainnya yakni Presiden Joko Widodo, Cendekiawan Muslim Syafii Maarif, Mantan Wapres RI  Boediono, Gubernur BI Agus Martowardojo, Dirut RSPAD Gatoto Subroto Terawan Agus P, Presiden Komisaris BCA Emir D. Setijoso, Founder Go-Jek Nadiem Makariem, Tokoh Masyarakat Papua Maximus Tipagau dan Pemimpin Redaksi TVOne Karni Ilyas.

Penghargaan Infobank ini diserahkan pada malam penganugrahan yang bertajuk Infobank Most Top 10 Outstanding People di Hotel Grand Hyyat Jakarta, Jum’at (11/5) malam, pekan lalu. TGB hadir menerima penghargaan tersebut secara langsung. Sementara Presiden Joko Widodo diwakili Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Pada malam penganugerahan tersebut, Gubernur TGB juga didaulat menjadi Eksekutif Lecture, untuk menyampaikan pemaparan dan gagasannya tentang bagaimana membangun stabilitas, kerukunan, dan kemajuan bangsa.

Bersama TGB, didaulat sebagai Eksekutif Lecture empat tokoh lainnya yakni Buya Syafi’i Maarif, Boediono, Rudiantara dan Agus Martowardojo.

Di hadapan sedikitnya 150 pejabat dari sejumlah kementerian dan lembaga, BUMN, perbankan dan jasa Keuangan, DPR, MPR,  DPD, pimpinan media massa, dan juga para profesional, Gubernur TGB yang tampil pertama menyampaikan tentang konsep keikhlasan berbangsa dan bernegara.

Orang nomor satu di NTB ini mengilustrasikan keikhlasan para sultan dan raja nusantara pada masa lampau. Mereka dengan sukarela meyerahkan kekuasaannya, kemudian bersama-sama menyatukan diri dalam satu rumah yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kerelaan para sultan dan raja-raja di nusantara itu kata TGB menunjukkan bahwa tokoh terdahulu memiliki visi yang kuat tentang berbangsa dan bernegara. “Mereka mengajarkan pada kita bagaimana keikhlasan yang sesungguhnya,” kata TGB.

Selain keikhlasan, TGB juga menyebut betapa tokoh bangsa terdahulu juga memberikan pelajaran tentang pengorbanan. “Sebab mereka dengan sukarela menyumbangkan aset-aset mereka sebagai modal awal membangun bangsa,” ungkapnya.

Untuk itu menurut TGB, apabila  terjadi kerenggangan di antara masyarakat Indonesia pada masa kini, maka perlu dibangkitkan kembali keikhlasan dan pengorbanan dalam diri masing-masing insan di Indonesia.

Gubernur TGB pun mencontohkan kuatnya toleransi masyarakat NTB yang membangun NTB menjadi rumah bersama bagi semua golongan. Masyarakat NTB kata dia, bersama-sama membangun NTB untuk kesejahteraan bersama.

Bagaimana toleransi begitu membumi di NTB? Tidak lain kata TGB, karena masyarakat Bumi Gora memperbanyak perjumpaan. Karena itu, TGB pun menyerukan agar semangat pernjumpaan itu menggema di seluruh Indionesia.

“Mari kita perbanyak perjumpaan di ruang tengah Indonesia, sebagai keluarga,” tandasnya. (kus/*)

 

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost