Lombok Post
Bima - Dompu

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

RAZIA: Kasat Reskrim Polres Bima AKP Dhafid Shiddiq saat melakukan razia makanan kadaluarsa, di Pasar Tente, Senin (4/6).

BIMA – Personel Polres Bima pagi melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap produk kedaluwarsa, Senin (4/6). Monitoring ini juga memantau makanan yang menggunakan bahan berbahaya.

Kasat Reskrim Polres Bima AKP Dhafid Shiddiq menjelaskan, monitoring tersebut dilaksanakan di Pasar Tente dan Pasar Sila, Kabupaten Bima. Menurut Dhafid, dalam operasi tersebut, pihak kepolisian yang didampingi petugas dari Balai POM melihat masa tenggang kedalwuarsa terhadap produk yang dijual di toko-toko.

Selain memeriksa, tim mengambil contoh makanan yang dijual seperti tahu dan kerupuk. Makanan itu akan diuji, apakah mengandung unsur yang berbahaya atau tidak,seperti formalin dan juga boraks.

“Kami melaksanakan kegiatan ini bersama Disperindag Kabupaten Bima, Dikes Kabupaten Bima dan juga BPOM  Mataram,” jelasnya, Selasa (5/6).

Diakui Dhafid, dalam kegiatan tersebut, tim ditekankan untuk memberikan teguran, pembinaan, arahan serta imbauan kepada masyarakat. Jika ditemukan adanya bahan makanan yang sudah kedalwuarsa.

“Bahan makanan kwdaluwarsa yang kami temukan lansung diamankan,” ujarnya.

Dikatakan Dhafid, pada operasi tersebut, sejumlah toko dikunjungi. Tim masih menemukan adanya makanan kadaluarsa yang masih diperjualbelikan.

Diantaranya, minuman Fanta tujuh botol, susu etawa, minuman top ice, mie abang bakso dan keripik singkong. Makanan lainnya yang kedaluwarsa adalah kue bawang, gery chocorol dan beberapa jenis makanan lainnya.

“Selain makanan, kami juga menyita sejumlah obat-obatan yang sudah kedalwuarsa seperti, ampichilin, amoxicilin, antimo, bodrexin dan procold,” tuturnya.

Untuk pemilik toko yang menjual makanan dan obat-obatan kedaluwarsa tersebut, ditegaskan Dhafid sudah diberikan imbauan dan peringatan.Mereka diminta tidak menjual makanan dan obat-obatan kedaluwarsa.

“Mereka sudah kami berikan imbauan dan peringatan untuk hal itu,” pungkasnya. (yet/r4)

Berita Lainnya

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

Redaksi LombokPost

Rumah Warga yang Dirusak Massa Diperbaiki

Redaksi LombokPost

UNBK di Kota Bima, Hari Pertama Mati Listrik, Hari Kedua Lancar

Redaksi LombokPost

Puluhan Cangkang Penyu Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Kasus Bunuh Diri di Dompu Mengkhawatirkan

Redaksi LombokPost

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

Redaksi Lombok Post

KPK dan Jamwas Pantau Kasus Dam Kota Bima

Redaksi LombokPost

Sandiaga Janjikan Kesejahteraan

Redaksi LombokPost

Nongkrong, Punggung Tertancap Panah

Redaksi LombokPost