Lombok Post
Metropolis

33 CJH Cemoh Leger Tunggu Namanya Dipanggil Kemenag

DITATA DULU: Salah seorang pegawai Kemenag NTB menyiapkan berkas dokumen JCH yang akan berangkat di Asrama Haji NTB, beberapa waktu lalu.

MATARAM-Musim haji sebentar lagi. Ibadah rukun Islam yang ke lima ini disambut dengan haru dan bahagia oleh umat Islam yang berkesempatan berangkat tahun ini. Tidak terkecuali di Kota Mataram.

Namun di samping yang haru biru menunggu jadwal keberangkatan dengan menggelar kenduri atau syukuran di kediamannya, ada juga yang tengah cemoh leger (harap-harap cemas) menunggu namanya dipanggil oleh Petugas Haji di Kementerian Agama Kota Mataram.

Mereka adalah 33 Calon Jamaah Haji (CJH) cadangan di Kota Mataram yang tercatat sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Namun harus menunggu kepastian apakah nama mereka yang keluar tahun ini atau harus menunggu tahun depan lagi.

“Dari 774 kuota untuk Kota Mataram. Sebanyak 763 yang riil sampai saat ini sudah membayar dan siap semuanya. Artinya ada kemungkinan jamaah haji cadangan mengisi kekosongan sebanyak 11 orang,” kata kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram H Burhanul Islam.

Sebenarnya jumlah cadangan CJH Kota Mataram sebanyak 65 orang. Namun dari 65 nama itu, hanya 33 orang  yang sudah melunasi BPIH-nya. Tapi 33 orang ini harus dikocok lagi siapa yang yang berkesempatan mengisi 11 kursi kosong yang tersedia. Wajar saja jika 33 orang ini kini tengah harap-harap cemas namanya bisa keluar tahun ini.

“Ya mudah-mudahan ada dari 33 ini keluar namanya untuk menutupi kekurangan dari kuota kota yang 774 itu,” ujar Burhan membuka peluang.

Ia menambahkan 33 orang yang sudah melunasi BPIH ini bahkan sudah disiapkan passport. Guna jaga-jaga bila salah satu diantara mereka terpilih berangkat tahun ini. Posisi passport mereka saat ini berada di Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Artinya tinggal visa-nya saja,” jelasnya.

Saat ini jamaah yang sudah pasti berangkat sedang melaksanakan pemantapan terakhir. Bimbingan manasik haji sudah disiapkan di masing-masing kecamatan. Sesuai dengan jadwal pemberangkatan yang sudah keluar beradasarkan jumlah riil yang melunasi BPIH yakni 763 JCH Kota Mataram terbagi dalam tiga Kelompok Terbang (Kloter).

“Kloter penuh Kota Mataram adalah kloter 4 terdiri atas 450 orang yang akan berangkat pada tanggal 21 Juli,” jelasnya.

Lalu ada kloter 7 berangkat tanggal 26 Juli. Jumlahnya 180 jamaah yang digabung dengan JCH dari Kabupaten Lombok Timur. “Lalu terakhir disusul kloter 9 berangkat tanggal 29 Juli,” rincinya.

Sementara itu salah satu anggota Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kota Mataram Saikhul Islam bersyukur Kota Mataram bisa memberangkatkan TPHD cukup banyak tahun ini. Yakni 8 orang. Ia pun meyakinkan keikutsertaan mereka akan banyak membantu Jamaah Haji nantinya di tanah suci.

“Kita tentu akan bantu-bantu tim kesehatan dalam penanganan lansia. Serta mendampingi jamaah haji lain semampu kami di sana,” kata Saikhul, usai rapat koordinasi persiapan pelepasan JCH Kota Mataram tahun 2018, di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram, kemarin. (zad/r5)

Berita Lainnya

Kekayaan Tersembunyi Pantai Penghulu Agung Ampenan

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost