Lombok Post
Kriminal

Jalur Kirab Obor Harus Steril dari Kendaraan

PENGAWALAN: Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Arman Achdiat saat memimpin gladi bersih pengawalan kirab obor Asian Games, kemarin (24/7).

MATARAM-Sebanyak 545 personel kepolisian akan mengawal kirab obor Asian Games 2018 hari ini. Sejumlah ruas jalan yang dilalui rombongan kirab, juga akan disterilkan untuk memperlancar kegiatan.

Kirab obor Asian Games dimulai dari Lombok Internasional Airport (LIA), Lombok Tengah (Loteng). Rombongan berangkat menggunakan kendaraan roda empat dengan pengawalan dari personel Direktorat Satuan Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB.

”Nanti dikawal dari lantas,” kata Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Arman Achdiat, kemarin (24/7).

Dari bandara, rombongan kirab melanjutkan rute perjalanannya ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta, Loteng. Dengan estimasi waktu dua jam perjalanan ke KEK Mandalika, rombongan akan melewati desa adat yang ada di wilayah Sade, Kecamatan Pujut.

Setelah dari Kuta, rombongan bertolak menuju Kota Mataram dengan melewati jalur bypass. Tiba di Giri Menang Square, Kecamatan Gerung, Lombok Barat (Lobar), peserta kirab berbelok menuju wilayah Dasan Cermen, Kota Mataram.

Kabag Ops Polres Mataram Kompol Taufik mengatakan, rombongan akan terus melaju hingga di simpang empat Jalan AA Gede Ngurah Rai. Dari sana, mereka akan berbelok melewati Jalan Panca Usaha.

”Di simpang empat yang dekat toko kue Mirasa itu, rombongan akan berbelok ke arah barat,” kata Taufik.

Dengan mengikuti jalur lalu lintas satu arah ke Barat, kata dia, rombongan kirab akan mengakhiri rute perjalanan di Eks Pelabuhan Kota Tua Ampenan. ”Nanti dari Ampenan, obor akan dibawa dengan cara berlari sampai ke Kantor Gubernur NTB,” ujarnya.

Dalam giat pengawalan dan pengamanan kirab obor di Kota Mataram, Polres Mataram akan dibantu petugas gabungan dari Polda NTB. Total personel yang dilibatkan mencapai 545 anggota.

Selain itu, lanjut Taufik, sepanjang jalur yang dilewati rombongan kirab, pihak kepolisian akan melakukan pengalihan arus lalu lintas sementara. Estimasi waktu penutupan dimulai pada pukul 13.00 Wita.

”Dari simpang lima Ampenan, ke Jalan Langko, sampai Kantor Gubernur NTB, akan kita tutup sementara. Tidak boleh ada kendaraan yang parkir di pinggir jalan,” tegas dia.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jatanras Ringkus Begal Wisatawan

Redaksi LombokPost

Gerebek Pengedar Sabu, Seorang Pelajar Ditahan

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost