Lombok Post
Politika

29 Calon DPD RI Bersaing

PERIKSA BERKAS: Staf KPU NTB melakukan pemeriksaan berkas yang telah diserahkan calon DPD RI, belum lama ini.

MATARAM – Masa perbaikan calon DPD RI yang belum memenuhi syarat (BMS) telah ditutup. Dari 30 calon yang mendaftar hanya satu calon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Namun Komisioner KPU NTB Ilyas Sarbini hanya menyebutkan inisial dari calon DPD yang dicoretnya itu.

”Satu itu, inisialnya AI kita coret karena terlibat korupsi,” tuturnya. Data 29 calon DPD RI tersebut nantinya masih akan diverfikasi terlebih dulu. Seperti meneliti kembali berkas dan jumlah dukungan dari calon.

”Mulai hari ini (kemarin, Red) sampai besok kita lihat dukungan dan sebarannya,” katanya.

29 orang calon DPD RI, 25 diantaranya dinyatakan BMS untuk sebaran dan jumlah dukungan. Sehingga verifikasi ini akan lebih terfokus pada 25 orang calon tersebut.

”Kemarin kan banyak yang kurang syarat dukungan, Nah kekurungannya itulah yang ditambah lagi dan kami teliti lagi,” tukasnya.

Saat verifikasi dokumen perbaikan nanti, KPU akan menggunakan sistem yang sama. Yaitu dengan melakukan 10 persen sampel acak dari jumlah dukungan.

”Nanti kita berikan ke tiap kabupaten/kota untuk melihat apakah ada orang yang menjadi pendukung calon ini,” imbuhnya.

Setelah pengambilan sampel, KPU di tiap kabupaten/kota akan melakukan verifikasi faktual selama 14 hari.

Penyerahan sampel pada KPU kabupaten/kota pada tanggal 27 hingga 29 Juli mendatang.

Sementara itu, tim penghubung bakal calon DPD RI Kurniawan Armin, Lalu Samuli mengatakan dia menyerahkan dukungan perbaikan sebanyak 2.501 dari kekurangan yang diminta 1.200.

“Kita serahkan perbaikan itu sengaja lebih dari itu,” ujarnya.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya kegandaan yang terjadi. Baik kegandaan internal maupun eksternal. Ia mengharap agar nantinya saat verifikasi faktual, seluruh sampel yang digunakan dapat dihadirkan. Karena ia meyakini, dukungan yang ia bawa tersebut bukan data fiktif pendukung. Sementara itu, Ilyas mengungkapkan pertarungan menuju DPD RI semakin sengit. Pasalnya semakin hari satu persatu pesaing gugur karena terganjal persyaratan maupun faktor lainnya. (cr-eya/r4)

Berita Lainnya

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost

Bawaslu Bersiap Pelototi Kiai Ma’ruf, Ingatkan Tidak Kampanye di Ponpes

Redaksi LombokPost

Bung Nuri: Mari Berpolitik Santun

Redaksi LombokPost

DPT HP Akan Dicermati Dua Bulan

Redaksi LombokPost