Lombok Post
Selong

KPU Sayangkan Kebiasaan Injury Time Partai

M Saleh

SELONG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lotim sampai dengan  Selasa, (31/7) siang   baru memberikan tanda terima perbaikan syarat bakal calon legislatif kepada partai PPP dan Berkarya. Artinya, masih ada 14 partai lagi yang belum mengajukan berkas perbaikan pencalonannya.

Melihat hal tersebut, Ketua KPU Lotim M Saleh mengatakan tidak mengerti tentang kebiasaan partai yang selalu menunggu mendatangi KPU di detik-detik terakhir.

 “Hari ini batas waktu terakhir. Setelah pukul 24.00 Wita, berkasnya tidak kita terima,” tegas Saleh kepada Lombok Post.

Saleh menerangkan, sebelumnya KPU terus berkomunikasi dengan semua partai agar segera menyelesaikan perbaikan syarat bakal calon legislatifnya. Hal itu dilakukan agar jangan sampai partai terburu-buru dalam menyelesaikan perbaikan. Di mana bila terburu-buru, takutnya ada beberapa hal yang terkesan dipaksakan.

“Sebenarnya kami sudah wanti-wanti  agar mereka bisa lebih cepat melakukan proses perbaikannya,” tutur Saleh.

Tak hanya mengingatkan dengan komunikasi, KPU juga mengundang semua partai untuk memberikan atensi terkait perbaikan tersebut. Saleh menegaskan bahwa prinsipnya KPU melayani. Agar jangan sampai ada partai yang tidak bisa mencalonkan diri di salah satu dapil karena keterlambatan melakukan perbaikan tersebut.

Selain itu, Saleh juga menegaskan kerugian yang bisa dialami partau kalau tidak segera mengurus perbaikannya. “Karena perbaikan itu hanya sekali. Tidak ada lagi perbaikan setelah ini,” ungkapnya.

Ditanya mengenai adanya kecenderungan partai meremehkan kedisiplinan Saleh menegaskan bahwa tidak ada ampunan bagi yang terlambat. Hal serupa terjadi juga pada saat pengajuan persyaratan bakal calon DPRD kabupaten Lotim yang berakhir pada tanggal 17 Juli lalu.

“Waktu itu terakhir pengajuan pukul 23.00 Wita. Itu semuanya memenuhi persyaratan. Kalau tidak, kita pasti tidak terima,” kata Saleh.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Lotim Hafizullah Mashuri mengatakan pengajuan perbaikan partainya yang dilakukan pada malam terakhir waktu penyerahan berkas perbaikan terjadi karena beberapa kendala.

Ada persyaratan seperti surat keterangan sehat yang menurutnya butuh waktu untuk dipersiapkan. Selain itu, masalah lainnya adalah bakal calon legislatif perempuan yang menjadi syarat wajib keterwakilan 30 persen kuota perempuan di satu Dapil.

“Ini yang terkadang harus diubah. Ada yang tadinya sudah siap dan mau, dan tiba-tiba berubah niat di tengah jalan,” terang Hafiz.

Di luar beberapa hal yang mesti diurus, Hafiz juga mengatakan kalau kebiasaan mengajukan berkas diakhir waktu kemungkinan besar sudah dinikmati oleh sebagai besar partai. “Memang teman-teman ini lebih senang dan semangat bekerja di detik-detik terakhir,” tambahnya.  (tih/r2)

Berita Lainnya

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

ADBMI Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost