Lombok Post
Politika

Empat Orang Bacaleg Ketahuan Mantan Koruptor

Lalu Aksar Ansori

MATARAM-KPU mendapati sejumlah bakal calon legislatif (bacaleg) yang tidak memenuhi syarat (TMS). Diantara penyebabnya adalah, karena pernah tersangkut kasus korupsi. ”Tapi untuk bacaleg DPRD NTB tidak ada,” kata Ketua KPU NTB L Aksar Ansori, kemarin.

        Bacaleg yang dinyatakan TMS ini berada di kabupaten/kota yakni satu orang di Lombok Utara, satu orang di Dompu, satu orang di Kabupaten Bima, dan satu orang di Sumbawa. Oleh partai politik masing-masing, mereka kemudian diganti. ”Di DPD RI juga ada satu orang,” tambahnya.

        Dijelaskan pria asal Lombok Tengah itu, masa perbaikan dokumen persyaratan sudah berakhir pada 31 Juli lalu. Yang terjadi saat itu, semua memanfaatkan hari-hari terakhir masa perbaikan. Meskipun sudah diberikan waktu cukup panjang. Ini tidak hanya terjadi di tingkat provinsi tetapi juga di kabupaten/kota.

        ”Kalau di tingkat DPRD NTB, hanya PAN yang sudah melengkapi sejak 30 Juli dan mendapat tanda terima. Sedangkan 15 parpol lainnya melengkapi pada hari terakhir,” tandasnya.

        Lebih lanjut, Aksar menjelaskan 16 partai politik akan bertarung memperebutkan 65 kursi di DPRD NTB. Dari total partai tersebut, hanya tujuh yang mengajukan nama bacaleg sebanyak 65 orang sesuai kursi yang ada. Yakni Partai Golkar, PPP, PKS, Gerindra, Hanura, dan Demokrat. ”Jumlah total bacaleg di DPRD NTB 933 orang,” katanya seraya menjabarkan untuk keterwakilan perempuan sudah mencukupi syarat. Tercatat 357 bacaleg perempuan atau setara 38,26 persen.

        Jumlah 65 kursi yang diperebutkan itu terbagi delapan dapil. Rinciannya dapil NTB-1 meliputi Mataram sebanyak lima kursi, lalu dapil NTB-2, Lombok Barat-Lombok Utara, 12 kursi. Untuk dapil NTB-3 yang meliputi sebagian Lombok Timur sebanyak sembilan kursi, kemudian dapil NTB-4 sebagian Lombok Timur lainnya sebanyak enam kursi. ”Untuk dapil NTB-5 mencakup Sumbawa-Sumbawa Barat, kursinya delapan,” ujarnya.

Dapil NTB-6 mencakup tiga daerah otonom, yakni Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Dompu sebanyak 11 kursi. Selanjutnya Lombok Tengah terbagi dua, dapil NTB-7 dan dapil NTB-8. ”Masing-masing tujuh kursi,” tukasnya. (puj/r4)

Berita Lainnya

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost

KPU Sumbawa Gencarkan Sosialisasi

Redaksi LombokPost

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost

Produk Olahan Pertanian Bisa Jadi Peluang Usaha Emak-Emak

Redaksi LombokPost

Didukung Warga, Ustad Budi Tak Gentar Dikepung Calon Petahana

Redaksi Lombok Post

Wajib Atasi Masalah Tanpa Masalah

Redaksi LombokPost

Dianggap Tak Berimbang, TV ini Diboikot Prabowo-Sandi

Redaksi LombokPost

Gagal, Caleg PAN NTB Akan Dapat Kompensasi

Redaksi LombokPost

Nurdin Rangkul FKPPI NTB

Redaksi LombokPost