Lombok Post
Headline Metropolis

Kemendagri Mulai Proses Pengangkatan Zul-Rohmi

SONGSONG NTB GEMILANG: Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda menyerahkan dokumen H Zulkieflimansyah- Hj Sitti Rohmi Djalilah, pasangan gubernur dan wakil gubernur NTB terpilih, kemarin (3/8) ke Kementerian Dalam Negeri. Dokumen tersebut menjadi dasar pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023 oleh Presiden Joko Widodo.

MATARAM-Kementerian Dalam Negeri mulai memproses pengangkatan H Zulkiflimansyah dan Hj Sitti Rohmi Djalilah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023. Proses pengangkatan itu dimulai setelah DPRD NTB secara resmi menyerahkan dokumen pasangan gubernur dan wakil gubernur NTB terpilih, kemarin (3/8).

Dokumen asli dalam satu bendel tersebut diserahkan oleh Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. Dokumen tersebut diterima Sekretaris Direktur Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD Ditjen Otda Kemendagri Akmal M Pilliang. Mendampingi Isvie dalam penyerahan tersebut Wakil Ketua DPRD NTB TGH Mahally Fikri dan H Abdul Hadi, serta Sekretaris DPRD NTB Mahdi.

Dalam penyerahan tersebut, Isvie menyampaikan harapan agar usulan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tersebut bisa diproses tepat waktu. Sehingga pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023 bisa dilakukan pada 17 September 2018, seiring berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB saat ini.

Sementara itu, dihubungi dari Mataram melalui sambungan telepon, Sekretaris DPRD NTB Mahdi mengatakan, merujuk pada UU No 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota pada pasal 160 ayat 1 dijelaskan bahwa pengesahan pengangkatan gubernur terpilih dilakukan berdasarkan penetapan calon terpilih oleh KPU provinsi yang disampaikan DPRD Provinsi kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.

Atas dasar itulah kata Mahdi, KPU NTB kemudian menyerahkan dokumen asli pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih ke DPRD. Kemudian dokumen itu diserahkan langsung oleh pimpinan DPRD NTB ke Kemendagri.

Hingga kemarin kata Mahdi, dari 17 provinsi yang menggelar pemilihan kepala daerah serentak pada 27 Juni 2018, usulan pengangkatan gubernur dan wakil gubernur NTB terpilih adalah usulan keenam yang sudah masuk ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah. Usulan-usulan yang sudah masuk yakni usulan pengangkatan Gubernur dan Wagub Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Bali, dan kemudian NTB.

Sekadar diketahui, beberapa pemilihan gubernur kini memang sedang disengketakan di Mahkamah Konstitusi. Sehingga, kemungkinan tak semua provinsi yang menggelar pilkada serentak pelantikan kepala daerah terpilihnya berbarengan. Belum lagi masa jabatan sejumlah gubernur berakhir berbeda-beda.

Jika tak ada aral melintang, maka Gubernur dan Wakil Gubernur NTB kemungkinan akan dilantik pada gelombang pertama oleh Presiden di Istana Negara. Pelantikan gelombang pertama kemungkinan diikuti Gubernur Jabar, Bali, NTT. Sementara Gubernur Jatim baru akan dilantik tahun depan, mengingat gubernur dan wakil gubernur saat ini masa jabatannya baru berakhir pada 12 Februari 2019.

Mahdi mengatakan, segera setelah dokumen itu diterima Kemendagri kemarin, maka seluruh dokumen itu diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan seluruhnya telah lengkap. Segera setelah lengkap, maka Kemendagri akan menyiapkan dokumen pengangkatan yang kemudian diajukan ke Presiden.

Sesuai peraturan perundang-undangan, Presiden memiliki waktu paling lama 20 hari kerja semenjak dokumen tersebut diterima, untuk kemudian memproses pengangkatan Zul-Rohmi. Dan setelah itu, baru kemudian jadwal pelantikan disiapkan. (kus/r8)

Berita Lainnya

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost