Lombok Post
Metropolis

Tiga Mobil Damkar Jadi Besi Tua

TERBENGKALAI: Muzakkir menunjukkan tiga unit mobil pemadam kebakaran yang sudah tak terpakai, kemarin (3/8).

MATARAM-Tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkot Mataram kondisinya rusak berat. Namun sejauh ini ketiga mobil damkar tersebut belum juga diperbaiki.

Padahal mobil damkar sangat dibutuhkan masyarakat Kota Mataram. Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang tidak dapat diprediksi kapan waktunya.

“Kalau mau direkondisi tidak bisa disini. Harus dikirim ke Jawa dan biayanya mahal,” kata Kepala Dinas Damkar Kota Mataram Ki Agus M Idrus, saat ditanya mengenai kondisi ketiga unit mobil damkar tersebut, kemarin (3/8).

Rusaknya tiga unit mobil damkar ini, membuat dinas hanya bisa memaksimalkan lima unit damkar yang tersisa. Sejauh ini ketiga unit mobil damkar tersebut, mau tidak mau dibiarkan begitu saja.

“Ya biarkan saja begitu, jadi besi tua,” imbuhnya.

Bila dilakukan perbaikan, menurutnya akan memakan biaya tak sedikit. Sehingga pihaknya lebih memilih melakukan pengadaan kendaraan baru. Anggaran untuk itu sudah diusulkan ke pemerintah kota.

“Kita lebih baik membeli kendaraan baru dari pada diperbaiki,” tambah Ki Agus.

Terpisah, salah satu anggota komandan pleton (danton) I Damkar Kota Mataram Muzakkir menuturkan, ketiga unit mobil damkar tersebut sudah tak terpakai sejak 2005 lalu. Rata-rata rusak karena remnya blong, dan setang setir dirasakan berat.

“Sebenarnya masih bisa dipakai, kecepatannya masih bagus, tapi bisa membahayakan,” katanya.

Pihaknya berharap, pemerintah kota bisa memberi solusi. Apakah akan memperbaikinya atau membeli yang baru.

“Cuma harga barunya Rp 1 miliar perunit, kalau untuk jangka pendek, sebaiknya diperbaiki saja yang rusak ini,” usul Muzakkir. (ewi/r3)

Berita Lainnya

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost