Lombok Post
Selong

Antrean di Kayangan Mengular

ANTREAN PENUMPANG: Deretan sepeda motor penumpang di Pelabuhan Kayangan saat menunggu Dermaga 2 yang ditutup akibat cuaca dan Dermaga 1 karena peningkatan kapasitas di Pelabuhan Kayangan, Labuhan Lombok, kemarin (12/9).

SELONG – Para penumpang kapal di Pelabuhan Kayangan harus bersabar menunggu giliran naik ke atas kapal. Setidaknya untuk satu atau dua minggu ke depan. Hal tersebut tidak hanya disebabkan oleh satu dermaga yang tak berfungsi akibat adanya peningkatan kapasitas dermaga. Namun juga cuaca yang tidak bersahabat dalam beberapa bulan ke depan.

 

“Tidak menentu waktu tutup. Tapi cuaca seperti ini bisa sampai sekitar dua bulan ke depan,” kata Syahbandar Pelabuhan Kayangan Giman.

 

Pemantuan koran ini, kantor unit penyelenggara pelabuhan kelas III Labuhan Lombok kembali menutup pelabuhan penyeberangan pada pukul 14.30 Wita, kemarin. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca buruk. Di mana kecepatan angin rata-rata mencapai 30 sampai 40 knots dan tinggi gelombang 2 sampai 3 meter.

 

“Tidak ada cara lain. Penumpang harus mengerti kondisi cuaca ini. Kapal yang datang saja belum bisa sandar. Sudah tiga puluh menit lebih,” terang Giman.

 

Menurutnya, penumpang saat ini sudah lumayan teredukasi dengan penutupan yang dilakukannya. “Belum bisa dipastikan kapan bisa dibuka lagi. Tapi penumpang pasti mengerti kondisi cuaca seperti ini,” tegasnya.

 

General Manager ASDP Cabang Kayangan Cuk Prayitno mengatakan peningkatan kapasitas dermaga sudah dicanangkan jauh hari sebelumnya. Setelah sebelumnya menyelesaikan peningkatan kapasitas dermaga 2 dari 30 ton menjadi 60 ton.

 

Ia memastikan antrian panjang dan lama tidak akan terjadi. Hal tersebut dikarenakan aktivitas penumpang yang belum normal pascagempa. “Sekarang kondisinya juga masih sepi. Penutupan akibat cuaca juga biasanya tidak lama,” terang  Prayitno.

 

Sementara itu, ia juga memastikan pengerjaan peningkatan kapasitas dermaga bisa selesai lebih cepat dari yang dijadwalkan, yakni 11-26 September. Ia meyakinkan pekerjaan tersebut cepat selesai dengan pengerjaan selama 24 jam sehari. “Pengerjaan dermaga 2 sebelumnya lebih cepat dua hari dari yang dijadwalkan,” terangnya.

 

Kata Prayitno,  jika ingin terbebas dari antrian, penumpang bisa memilih waktu berangkat pagi. Adapun mengenai antrian yang disebabkan oleh satu dermaga yang berfungsi, ia juga memastikan tidak akan lebih dari setengah hari. “Paling lama 4 jam,”  ujar Prayitno. (tih/r2)

 

 

Berita Lainnya

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost