Lombok Post
Sumbawa

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

TINJAU: Bupati Sumbawa HM Husni Djibril (dua dari kiri) bersama Wakil Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah (kanan) saat meninjau stand pembuatan minyak Sumbawa

SUMBAWA-Rangkaian kegiatan Festival Pesona Moyo 2018 dimulai. Acara itu ditandai dengan kegiatan Sumbawa Berzikir dan Prosesi Melala di Lapangan Pahlawan, Senin (10/9) malam.

Kegiatan diawali dengan zikir yang dihadiri oleh segenap pejabat beserta tokoh agama, tokoh masyarakat daN  masyarakat. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi melala atau pembuatan minyak Sumbawa secara tradisional.

Prosesi melala ini diikuti oleh sandro melala dari 24 kecamatan seluruh Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini dilaksanakan guna memperingati tahun baru Islam 1440 Hijriah. Bupati beserta tamu undangan juga menyempatkan diri meninjau stand pembuatan minyak Sumbawa ini. ”Peringatan tahun baru islam ini memiliki arti yang mendalam bagi masyarakat Sumbawa,” kata bupati.

Menyambut Muharram, ada satu tradisi yang dilakukan masyarakat Sumbawa. Yakni membuat minyak tradisional Sumbawa. Bahan yang digunakan merupakan berbagai jenis akar, kulit, dan buah tanaman. Hal ini menunjukkan berbagai kekayaan di Sumbawa. ”Hal ini juga bisa menjadi pendorong untuk menggeliatkan apotek hidup,” katanya.

Manfaat minyak Sumbawa juga sangat dirasakan. Sebab, memiliki berbagai khasiat. Seperti untuk luka bakar, patah tulang, dan banyak khasiat lainnya. Dari sisi ekonomi, pembuatan minyak Sumbawa bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dia berharap minyak Sumbawa ini diramu dengan baik dan disajikan dengan kemasan yang menarik. Sehingga bisa dikenal tidak hanya hingga tingkat provinsi saja, tapi hingga nasional.

Melalui parade melala ini juga diharapkan dapat menarik minat generasi muda. Sehingga terus melestarikan khazanah budaya Sumbawa. ”Kegiatan ini juga untuk menggeliatkan adat Sumbawa, serta menjalin silaturahmi antar masyarakat,” katanya.

Jika hal ini bisa dikombinasikan, maka akan bisa memberikan nilai tambah. ”Pemerintah akan mencoba untuk mencari jalan keluar agar minyak Sumbawa ini bisa tertata rapi. Sehingga bisa dikenalkan kepada orang di luar Sumbawa,” pungkasnya. (run/r4)

Berita Lainnya

Jembatan Brang Punik Kembali Putus

Redaksi LombokPost

Pemerintah KSB Bangun Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Redaksi LombokPost

Dua Jembatan Limpas Bakal Ditingkatkan

Redaksi LombokPost

Kemendes PDTT Gelar Festival Paranata Adat

Redaksi LombokPost

Dikes Sumbawa Tangani Dua Pasien HIV

Redaksi LombokPost

Penyimpangan Tender Gudang Garam Makin Terkuak

Redaksi LombokPost

PPK Dilatih Teknis Pemungutan Suara

Redaksi LombokPost

Sumbawa Usulkan Penambahan P3K

Redaksi LombokPost

Listrik Padam Akibat Ujicoba Mesin PLTMG

Redaksi LombokPost