Lombok Post
Kriminal

Jual Barang Curian Via Daring

BARANG BUKTI: Kapolres Mataram AKBP Muhammad menunjukkan barang bukti hasil kejahatan Bandi dan SH, di Polres Mataram, kemarin (17/9).

MATARAM-Pelarian spesialis pencurian rumah kosong, Bandi, 20 tahun dan SH, 16 tahun berakhir. Keduanya tertangkap di rumah masing-masing, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, usai buron selama empat bulan.

Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan, pelaku beraksi di Lingkungan Kebon Daya Indah, Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram. Mereka menyatroni rumah Ahmad dan mengambil motor serta harta benda korban lainnya.

”Sudah kita kejar dari empat bulan yang lalu,” kata Muhammad, kemarin (17/9).

Pada saat kejadian, korban sedang mudik ke Sumbawa. Para pelaku mengetahui kondisi rumah dalam keadaan kosong, tidak ada pemilik, karena sudah melakukan survei sebelumnya.

Rumah yang kosong membuat aksi pelaku berjalan mulus. Mereka mengambil motor Honda Scoopy EA 2275 AI serta televisi. Akibat perbuatan pelaku korban mengalami kerugian hingga Rp 21 juta.

Muhammad mengatakan, tersangka SH lebih dulu ditangkap tim Resmob Satreskrim Polres Mataram. Dari sana, pelaku SH menyebutkan dua rekannya yang turut terlibat.

”Pelaku kedua yang kita tangkap itu Bandi, di Bundaran Jempong,” terang Kapolres.

Dari interogasi, terungkap bahwa dua tersangka tersebut beraksi juga bersama seseorang berinisial RI yang kini masih buron. Motor curian yang tanpa dilengkapi surat kendaraan dijual seharga Rp 2 juta. Sementara televisi dijual murah, hanya Rp 500 ribu.

Selain curat dengan korban Ahmad, pelaku Bandi rupanya pernah mencuri satu unit laptop di wilayah Pagutan. Laptop curian tersebut kemudian diserahkan kepada SH. Bandi meminta SH menjualnya.

”Yang laptop dijual lewat forum jual beli online, itu laku RP 700 ribu,” pungkas Muhammad. (dit/r10)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost