Lombok Post
Kriminal

Kades Sukamulia Tersangka Kasus Korupsi Anggaran Desa

AKBP Wahyudi

MATARAM-Dugaan korupsi anggaran Desa Sukamulia, Kecamatan Labangka, Sumbawa, menyeret kepala desa berinisial AZ. Dari hasil penyidikan, penyidik tipikor Polda NTB menetapkan AZ sebagai tersangka.

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Wahyudi mengatakan, kasus ini hanya memunculkan satu orang tersangka. Kades berinisial AZ, diduga sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam dugaan korupsi anggaran tahun 2016.

”Yang tersangka itu kadesnya, inisial AZ,” kata Wahyudi, kemarin (17/9).

Ditetapkannya AZ sebagai tersangka, lanjut Wahyudi, berdasarkan alat bukti yang cukup. Dari sana, polisi melakukan gelar perkara dan menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka.

Penyidikan kasus ini memunculkan kerugian negara sekitar Rp 600 juta. Hasil itu berdasarkan audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB.

Wahyudi mengatakan, ada sekitar Rp 600 juta yang diduga dikorupsi tersangka. Nilai tersebut masuk dalam kerugian negara. Angka kerugian didasari pertanggungjawaban fiktif yang dibuat Kades Sukamulia AZ.

”Dari sekitar Rp 1,1 miliar, ada Rp 600 juta yang berdasarkan pertanggungjawaban fiktif,” ujar dia.

Penyimpangan anggaran desa ini terkait sejumlah proyek fisik. Seperti, pembangunan aula kantor desa, jalan poros desa, pagar kantor desa, hingga proyek sumur bor yang dibuat secara asal-asalan.

Untuk pagar kantor desa, anggarannya mencapai sekitar Rp 112 juta. Pengerjaannya diduga tidak maksimal. Sementara sumur bor menghabiskan dana hingga Rp 111 juta.

Selain itu, kata Wahyudi, anggaran desa juga digunakan untuk keperluan pribadi tersangka. Pendalaman mengenai penggunaan tersebut, akan dilakukan penyidik dalam waktu dekat ini.

”Sudah kita agendakan pemeriksaan untuk tersangka. Surat panggilan sudah dilayangkan,” pungkas Wahyudi. (dit/r10)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost