Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Aset Bank di NTB Tumbuh 14,62 Persen

TERUS TUMBUH: Sejumlahwargaberjalan di depankantorpusat Bank NTB yang kinisudahbergantinamamenjadi Bank NTB Syariah belum lama ini.

MATARAM-Kinerja bank umum, baikkonvensionalmaupunsyariah, pada triwulan II tahun2018 mengalamipeningkatan. Total aset bank umum di NTB pada triwulan II tahun2018 mencapaiRp 44,93 triliun, atautumbuhsebesar 14,62 persen (yoy).

“Namunpertumbuhanasettersebutmasihkalahjikadibandingkanperiodesebelumnyayang mencapai16,23 persen,” ungkapKepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB AchrisSarwani.

Aset bank umum di NTBpaling banyakberada pada kelompok bank pemerintahsebesar79,18 persen. Sedangkankelompok bank swastasebesar20,68 persen, dan pada kelompok bank asingcampuransebesar 0,14 persen.

Berdasarkantingkatpertumbuhantahunan, kelompok bank pemerintah pada triwulanke II tahun2018mamputumbuh 14,62 persen (yoy). Ataumelambatdibandingkantriwulansebelumnyayang mencapai16,23 persen (yoy).Sedangkanuntukkelompok bank swastapertumbuhan pada triwulan II tahun 2018 sebesar 6,03 persen (yoy) melambatdibandingkantriwulanyang samatahunsebelumnyayang mencapai7,50 persen (yoy).

“Di sisilain, kelompokbank asing dan campuranmengalamipenurunansebesar 6,44 persen (yoy), tidaksedalamtriwulansebelumnya yang turun 9,91 persen (yoy),” tuturnya.

Disampingitu, penghimpunan Dana PihakKetiga (DPK) perbankan pada triwulan IItahun 2018tumbuh di angka 10,29 persen (yoy). PertumbuhanDPK inimelambatjikadibandingkantriwulanII tahunsebelumnya yang tumbuhhingga 13,65 persen (yoy).

DPK bank umum di NTBmasihdidominasitabungandenganporsi 50,14 persendari total DPK. Takhanyaitu, DPK bank umum juga diikutidengandeposito dan girodenganporsimasing-masingsebesar 32,04 persen dan 17,83 persen.

“Dilihatdarisisipertumbuhantahunan, pertumbuhantertinggiadalahgirosebesar 14,25 persen, yang diikuti oleh depositosebesar 10,80 persen (yoy).Sementarauntuktabungantumbuhmelambat, menjadi 8,63 persen (yoy),” ungkapnya.

Sementaraitu, untukpenyalurankredit bank umumtriwulan II 2018 tumbuhsebesar 16,28 persen (yoy). LebihtinggidibandingkantriwulanII tahunsebelumnyasebesar15,82 persen (yoy). Nilai total kredit yang disalurkanmencapaiRp 36,72 triliun, yang terdiridarikredit modal kerjasebesarRp 10,47 triliun. SedangkanuntukkreditinvestasisebesarRp 7,93 triliun dan kreditkonsumsiRp 18,32 triliun.

“Kreditinvestasisebesar 39,00 persenmasihmerupakanpenyalurankreditdenganpertumbuhantertinggidibandingkankredit modal kerja dan kreditkonsumsi,” tutupnya.(tea/r3

Berita Lainnya

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post

Harga Bahan Bangunan Naik

Redaksi LombokPost