Lombok Post
Politika

DPT HP Akan Dicermati Dua Bulan

PLENO: Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori (tengah) didampingi empat komisioner saat memimpin rapat pleno rekapitulasi DPT HP Pemilu 2019, beberapa waktu lalu.

MATARAM-Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPT HP) Pemilu 2019 sudah ditetapkan KPU RI secara nasional. Selama 60 hari ke depan, KPU di daerah mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota akan melakukan pencermatan DPT HP.

          ”Meskipun sudah ditetapkan secara nasional, tapi tetap dilakukan perbaikan selama 60 hari ke depan,” ujar Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori pada Lombok Post, kemarin (18/9).

          Perbaikan DPT HP bisa dilakukan berdasarkan masukan dari partai politik maupun Bawaslu RI. Sehingga dengan perbaikan selama 60 hari, memungkinkan DPT bisa berubah.

          Aksar menjelaskan, dalam 60 hari ke depan, ada beberapa hal yang menjadi fokus KPU, yakni jika masih ada ganda, harus dilakukan pembersihan. Meskipun sudah dibersihkan, tetapi bisa saja masih ada. ”Ini untuk memastikan DPT bersih dari kegandaan,” katanya.

          Kedua, pemilih pemula yang saat ini sedang gencar melakukan perekaman data KPT elektronik, terutama pemilih pemula yang akan berumur 17 tahun pada 17 April 2019 mendatang.

KPU berharap ada solusi dari Dinas Dukcapil agar bisa mencetak blangko KTP elektronik sebelum 17 April 2019 untuk pemilih pemula yang sudah pasti berusia 17 tahun. Selanjutnya, ada perbaikan elemen data seperti NKK, NIK, nama, tempat/tanggal lahir, alamat, status perkawinan, dan penyandang disabilitas. ”Dengan perbaikan elemen data dapat menjadi solusi data ganda,” tandasnya.

Keempat, yang harus dicermati adalah pemilih TMS karena meninggal dunia, pindah domisili, dan lainnya. Selain itu, harus ada solusi bagi pemilih yang memenuhi syarat tetapi belum melakukan perekaman data dan mencetak KTP elektronik.

KPU juga melakukan penanganan serius untuk pemilih yang berada di lapas, rutan, panti sosial, panti jompo, pondok pesantren, IPDN, pengungsi, korban penggusuran, pemilih yang tinggal di kawasan hutan, dan lainnya. ”Jadi kita mengulang dari awal, tapi mana yang belum atau jika ada ganda dan data yang perlu dibersihkan dan diperbaiki seperti poin tadi,” katanya.

Untuk diketahui, DPT HP Pemilu 2019 untuk NTB sebanyak 3.562.050 wajib pilih. Jumlah ini berkurang dari DPT yang sudah ditetapkan sebelumnya sebesar 3.573.096 wajib pilih atau berkurang 11.046 wajib pilih. (puj/r1)

Berita Lainnya

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost

Bawaslu Bersiap Pelototi Kiai Ma’ruf, Ingatkan Tidak Kampanye di Ponpes

Redaksi LombokPost

Bung Nuri: Mari Berpolitik Santun

Redaksi LombokPost

Fasilitas Kampanye Presiden Petahana, Pesawat Boleh, Kantor Istana Dilarang

Redaksi Lombok Post

Janji Pemecatan Muhir Masih Pepesan Kosong Belaka

Redaksi LombokPost

Caleg DPRD NTB Bebas Eks Koruptor

Redaksi Lombok Post