Lombok Post
Catatan Redaksi Giri Menang

CPNS Kesulitan Penuhi Passing Grade

ilustrasi

GIRI MENANG-Hari kedua test Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Lombok Barat (Lobar) telah digelar di Grand Imperial Ballroom Mataram. Sama seperti hari pertama, pelaksanaan test berjalan lancar meski mengalami keterlambatan atau gangguan teknis.

“Jadwalnya harusnya mulai jam 8.00 Wita, tapi mulainya jam 8.30 lebih. Tapi tidak terlalu masalah,” ungkap Henny Wilya, salah seorang pelamar CPNS untuk formasi guru Bahasa Indonesia.

Selain itu, sejumlah peserta mengeluhkan perangkat komputer yang tiba-tiba mengalami gangguan. Namun masalah itu cepat ditanggapi oleh petugas sehingga cepat bisa diatasi.

Masalah serius yang sesungguhnya bukanlah pada persoalan teknis. Tetapi pada tiga kelompok soal test yang dihadapi para pelamar. Di antaranya yakni Test Wawasan Kebangsaan (TWK), Test Intelegensi Umum (TIU) dan Test Karakteristik Pribadi (TKP). Tiga kelompok soal yang terdiri dari 100 butir ini menjadi rintangan yang harus diselesaikan para pelamar CPNS dalam waktu 90 menit. Sebagian besar para pelamar tidak lolos karena tidak memenuhi passing grade yang telah ditentukan.

“Tingkat kesulitannya itu ada di TKP. Soalnya itu panjang, dan tidak bisa dibaca sekali. Harus dibaca berulang-ulang agar paham,” tutur Heni, sapaannya.

Ini yang membuat waktunya tersita habis. Ditambah, pilihan jawabannya pun cukup sulit. Bukan karena tidak bisa menjawab tetapi dikarenakan semua jawaban hampir benar.

“Kita diarahkan memilih jawaban yang paling benar di antara yang benar. Jadi banyak habis waktunya di situ (soal TKP, Red),” aku pelamar asal Desa Keru, Kecamatan Narmada tersebut.

“Lalu passing grade-nya untuk TKP ini paling tinggi dibanding yang lain. Selesai test sudah bisa dilihat hasilnya. Saya sepertinya tidak lolos, karena di TKP saya dapat 138, sementara passing grade-nya 143,” sambungnya.

Devi, pelamar lainnya juga mengaku kesulitan menjawab soal TKP. Soalnya dianggap membuat bingung. “Karena nilainya kurang dari passing grade, tidak bisa lanjut ke seleksi berikutnya,” ucapnya pasrah.

Selain TKP, Test Wawasan Kebangsaan dan Test Intelegensi Umum dinilai tak kalah sulitnya. Sehingga, baik Devi dan Heni meminta pelamar lainnya bisa lebih mempersiapkan diri. Agar bisa memenuhi passing grade.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Lobar Hj Baiq Indriyani menjelaskan, setiap pelamar yang sudah selesai mengikuti test, hasilnya bisa langsung dilihat. Sehingga ia bisa langsung mengetahui apakah dirinya memenuhi passing grade yang ditentukan atau tidak.

“Selesai tes hasilnya memang bisa langsung dilihat. Nanti pihak BKN juga akan menyerahkan rekapan hasilnya ke kami,” ujarnya kepada Lombok Post.

Terkait tingkat kesulitan soal maupun passing grade, semua merupakan standar dari BKN. Pihak BKDPSDM Lobar hanya membantu untuk persyaratan administrasi saja. Sehingga, tidak ada campur tangan dari pihak BKDPSDM Lobar terkait materi test.

Setelah hasil test diketahui, baru kemudian secara resmi akan diterima oleh BKDPSDM Lobar dari BKN. “Mereka yang lolos passing grade, baru bisa mengikuti tahapan berikutnya,” jelas dia.

Rincian passing grade tiga kelompok soal dipaparkan Baiq Idnriyani yakni untuk TWK skornya 75, TIU 80 dan TKP yakni 143. (ton/r3)

Berita Lainnya

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Senggigi Sudah Move On

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost