Lombok Post
Tanjung

Kemenaker Latih Puluhan Tukang

PELATIHAN: Puluhan tukang saat mengikuti materi pelatihan di Lombok Utara, kemarin (5/11).

TANJUNG– Sebanyak 64 orang warga dari dua desa, yakni Desa Bentek dan Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengikuti pelatihan berbasis kompetensi (PKB) dibidang kontruksi bangunan batu. Pelatihan PKB merupakan pilot projek Desa Migran Produktif (Migratif) Kementerian Tenaga Kerja.

“Kita bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Timur yang bertujuan agar bisa warga yang mendapatkan pelatihan bisa dimanfaatkan sebagai tenaga tukang. Minimal mereka bisa membangun sendiri rumah mereka yang sudah roboh akibat gempa,” jelas Staff Ahli Khusus Menteri Tenaga Kerja Marian Magdalena, usai menghadiri pembukaan pelatihan, kemarin (5/11).

Menurutnya, puluhan warga yang sudah diberikan pelatihan ini diharapkan bisa dimanfaatkan daerah. Khususnya untuk membangun rumah warga yang rusak melalui program daerah. “Jadi setelah dilatih, mereka bisa menggunakan kemampuan yang diberikan itu minimal di sekitar dusun mereka masing-masing,”sambungnya.

Program desmigratif, lanjutnya, merupakan program unggulan sebagai tanda pemerintah hadir mengurus TKI dan keluarganya. Desa migratif mempunyai satu layanan migrasi sebagai tempat bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi ke luar negeri. Selain itu ada program usaha produktif dengan memberikan pelatihan barang produksi sehingga lebih produktif bagi eks TKI. Selain itu,  ada juga community parenting bagi anak-anak yang ditinggal oleh keluarganya ke luar negeri.

“Ada 252 desa se Indonesia yang menjadi pilot projek kami,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Utara H Suardi mengaku sangat bersyukur pemerintah pusat memberikan perhatian kepada warga. Lebih-lebih di tengah kondisi Lombok Utara yangs edang dalam masa pemulihan pascagempa. Puluhan ribu rumah warga rusak, sehingga membutuhkan banyak tenaga tukang untuk membangun kembali rumah-rumah yang rusak.

“Paling tidak, menurutnya, mereka bisa membangun rumah mereka masing-masing,” sambungnya. (fer/r3)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost