Lombok Post
Headline Praya

Kantor Desa Lajut Dibakar

Kantor Desa Lajut, Praya Tengah di Lombok Tengah disegel dan dibakar orang tidak dikenal, kemarin (7/11).

PRAYA-Kantor Desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah di Lombok Tengah, porak-poranda. Selain disegel, kaca pecah, dokumen arsip desa dibakar, kursi dan meja dirusak, pintu dibobol hingga tembok dicorat-coret dimana-mana. Bertuliskan, disegel.

        “Kejadiannya sekitar pukul 04.00 Wita, tadi pagi (Rabu, kemarin). Kami pun tidak tahu, siapa yang melakukannya,” kata Plt kepala desa (Kades) Lajut Samsul Hadi, kemarin (7/11).

        Pantauan Lombok Post, kantor desa sudah dipasang police line. Dari halaman kantor desa, bau solar menyengat. Begitu pula, di dalam ruangan. Dokumen arsip pemerintah desa, tidak ada satu pun yang tersisa. Semua berubah menjadi abu, baik di ruang staf desa, sekretaris desa maupun Kades.

        Kursi plastik dan kayu pun, ada yang terbakar dan rusak, sudah tidak bisa lagi digunakan. Kecuali, kursi besi dan lemari besi. Begitu pula, meja dan fasilitas lainnya. “Untungnya, petugas pemadam datang dengan cepat menjinakkan api. Kalau tidak, terbakar total,” lanjut Samsul.

        Atas kejadian itu, pihaknya pun tidak bisa menggunakan sarana dan prasarana kantor desa. Untuk sementara waktu, pelayanan pemerintah desa dipindahkan ke salah satu rumah warga, tidak jauh dari kantor desa.

        “Kita tunggu saja, penyelidikan kepolisian. Selebihnya, saya tidak tahu,” cetus Samsul yang baru menerima Surat Keputusan (SK) penunjukan sebagai Plt Kades Lajut tersebut.

        Sementara itu, Kapolsek Praya Tengah IPTU Idham Halid mengaku, belum berani menyimpulkan apa motif kantor desa tersebut, di rusak dan di bakar. Termasuk, siapa saja yang terlibat. Itu karena, kepolisian sedang melakukan penyelidikan. Olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga pemeriksaan saksi-saksi pun, sudah dijalankan.

        Tinggal, lanjut Idham menunggu keputusan dari Satreskrim Polres Loteng saja. Jika ketemu siapa pelakunya, maka tidak ada kata maaf. Karena itu menyangkut, fasilitas umum. “Seperti itu penjelasan saja,” ujarnya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost