Lombok Post
Giri Menang

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

BISA DINIKMATI UMUM: Marketing Communication Hotel Sheraton Senggigi menunjukkan kolam renang yang bisa dinikmati masyarakat umum, kemarin (7/11).

GIRI MENANG-Pariwisata Senggigi perlahan mulai menggeliat pascagempa. Sejumlah wisawatan asing maupun domestik kini sudah mulai datang ke Senggigi. Sejumlah agenda Pemkab Lombok Barat (Lobar) juga mulai ramai digelar di Senggigi.

“Ada beberapa grup bulan kemarin (Oktober, Red) sudah mulai masuk. Ada dari rombongan Kemendikbud, dan Poltekpar,” ujar Marketing Comunication Hotel Sheraton Senggigi Mayang.

Meskipun rencana awal operasional Sheraton akan dibuka mulai November hingga awal tahun 2019. Namun, karena percepatan recovery yang diminta oleh manajeman, operasional bisa buka lebih awal. Hanya saja, operasional bulan Oktober hingga November lebih banyak didominasi oleh tamu rombongan. Sementara untuk tamu perseorangan atau wisatawan yang murni ingin berlibur masih sangat minim.

Namun demikian, khusus bulan depan, sejumlah kamar di Hotel Sheraton ternyata sudah dipesan wisatawan. “Karena per 1 Desember semua building sudah mulai open. Sekitar 40 persen kamar sudah dibooking. Itu menyambut Natal dan tahun baru,” beber Mayang.

Sehingga, momentum bulan depan diharapkan bisa menjadi titik awal kebangkitan pariwisata Senggigi setelah diguncang gempa.

Ditambah, sejumlah agenda Pemkab Lobar yang akan dilaksanakan di Senggigi juga diharapkan bisa menambah daya promosi pariwisata. “Ya, itu yang kami harapkan. Lebih banyak kegiatan yang diadakan di Senggigi, jadi wisatawan semakin yakin kalau kondisi kita memang sudah pulih,” harapnya.

Untuk mendongkrak okupansi, pihak Sheraton sendiri sudah menyiapkan berbagai program. Mulai dari promo special rate hingga program splash. Ini adalah program yang memperkenankan masyarakat umum untuk berenang dan bersantai di area kolam renang hotel bintang lima ini.

“Kolam renang hotel sebelumnya hanya diperuntukkan bagi tamu hotel. Sekarang itu bisa dinikmati masyarakat umum. Hanya dengan membayar Rp 100 ribu itu sudah dapat jus segar,” terangnya.

Sementara dari Pemkab Lobar, untuk mempercepat proses pemulihan pariwisata Senggigi beberapa agenda kegiatan sudah disiapkan. Diantaranya yakni Funbike Nusantara Senggigi 10 K hingga Festival Jazz Senggigi.

“Kalau Fun Bike Nusantara ini akan kami laksanakan 11 November. Sementara untuk Senggigi Festival Jazz Bulan Desember mendatang,” beber Asisten III Setda Lobar H Fathurrahim.

Kegiatan sepeda nusantara ini semula akan digelar di wilayah Gerung-Kuripan. Hanya saja, untuk membangkitkan pariwisata Senggigi yang terdampak gempa, maka kegiatan ini dialihkan ke Senggigi. Harapannya, dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan di Senggigi, para wisatawan semakin yakin bahwa kondisi sudah aman dan bisa dinikamti untuk berlibur. (ton/r5)

Berita Lainnya

Dukung Jokowi, Kades Bagik Polak Dipanggil Bawaslu

Redaksi LombokPost

Nasdem Incar Kursi Pimpinan Dewan

Redaksi LombokPost

Pembeli Gerabah Masih Sepi

Redaksi LombokPost

Target Datangkan 600 Ribu Wisatawan

Redaksi LombokPost

Ingin Lepas Label Daerah Tertinggal

Redaksi LombokPost

Tagihan Membengkak, Pak Kades Protes

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Senggigi Terlupakan

Redaksi LombokPost

Panen Gabah Meningkat, Harganya Berlipat

Redaksi LombokPost

GMS Kumuh dan Tak Terurus

Redaksi LombokPost