Lombok Post
Giri Menang

Pemdes Harus Berinovasi

JANGAN HANYA SEREMONIAL: Suasana pembukaan Bursa Inovasi Desa di GOR Mini Gerung, kemarin (7/11).

GIRI MENANG-Kemajuan sebuah desa tidak hanya diukur dari besaran anggaran yang dimiliki desa tersebut. Namun lebih penting sejauh mana inovasi yanh dilakukan pemerintah desa untuk memajukan desanya. Untuk itu, seluruh Kepala Desa (Kades) se-Lombok Barat (Lobar) beserta perangkatnya menghadiri Bursa Inovasi Desa, kemarin.

“Kegiatan ini menjual kreasi dan inovasi yang sudah dilakukan oleh desa yang ada di Indonesia untuk bisa dicontoh desa-desa yang ada di wilayah Lombok Barat. Disesuaikan potensi yang ada di masing-masing desa,” terang Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lobar Lalu Edy Sadikin.

Terlebih saat ini adanya alokasi dana desa (ADD) bisa memicu desa untuk berinovasi. Sehingga tujuan dari pemberdayaan desa itu sendiri bisa dirasakan masyarakat. Dari kegiatan ini para Kades bakal menerima petunjuk terkait inovasi apa saja yang bisa dilakukan di desanya masing masing.

Di antaranya beberapa poin menu bursa inovasi yang bisa dilakukan meliputi bidang infrastruktur, kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal, serta bidang pengembangan sumber daya manusia.

“Harapan kita melalui Bursa Inovasi Desa, apa yang telah dilakukan oleh kawan-kawan kepala desa yang sudah berhasil melalui tiga bursa inovasi itu bisa kita lakukan di wilayah kita. Terutama yang bernilai produktif sehingga bisa menghasilkan kemajuan untuk desanya masing-masing,” tambahnya.

Kepala Desa Kuranji Dalang Sukadin mengakui kegiatan Bursa Inovasi Desa sangat luar biasa dan dapat menjadi inovasi untuk membangun desa. Menurutnya, ini akan menjadi tolak ukur untuk peningkatan kualitas pembangunan di desa.

“Dengan kita berinovasi dan berkreasi untuk desa ke depan kita punya target, misalnya seperti desa kami di Desa Kuranji Dalang untuk mengembangkan ekowisata dengan potensi desa memiliki kesenian dan budayanya yang luar biasa,” ungkapnya.

Bursa Inovasi Desa sendiri merupakan program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. Ini salah satu upaya untuk memberikan solusi bagi pemerintah desa memecahkan masalah dan rencana pembangunan yang ada di desa.

Asisten III Setda Lobar H Fathurrahim menyampaikan apresiasinya dan menyambut baik adannya kegiatan tersebut. Menurutnya, sudah saatnya pemerintah desa bisa berdikari, berkreasi dan berinovasi yang tujuannya untuk desa itu sendiri.

“Mulai sekarang kepala desa kita harus punya mindset dan punya pemikiran untuk mampu membaca potensi-potensi yang ada di desa. Sehingga bisa memunculkan hal yang baru di desa sebagai inovasi,” pintanya.

Ia menambahkan, kepala desa merupakan leader dan yang akan memberikan warna di desa. Untuk itu, kepala desa bisa benar-benar memilah apa yang bakal dilakukan untuk memajukan serta membangun desanya supaya lebih baik lagi.(ton/r5)

Berita Lainnya

Dukung Jokowi, Kades Bagik Polak Dipanggil Bawaslu

Redaksi LombokPost

Nasdem Incar Kursi Pimpinan Dewan

Redaksi LombokPost

Pembeli Gerabah Masih Sepi

Redaksi LombokPost

Target Datangkan 600 Ribu Wisatawan

Redaksi LombokPost

Ingin Lepas Label Daerah Tertinggal

Redaksi LombokPost

Tagihan Membengkak, Pak Kades Protes

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Senggigi Terlupakan

Redaksi LombokPost

Panen Gabah Meningkat, Harganya Berlipat

Redaksi LombokPost

GMS Kumuh dan Tak Terurus

Redaksi LombokPost