Lombok Post
Headline Selong

Banyak Formasi CPNS Tak Terisi

PERIKSA IDENTITAS: Salah seorang peserta SKD CPNS 2018 Lotim sedang diperiksa panitia tes sebelum memasuki ruang CAT di gedung BKPSDM Lotim, kemarin (8/11).

Selong – Aroma ketidakmampuan peserta mengisi formasi CPNS 2018 Lotim semakin tercium. Kabid Data dan Formasi BKPSDM Lotim Mhd Bahrain mengatakan sampai hari ke tujuh seleksi kompetensi dasar (SKD), tercatat baru 28 peserta yang dinyatakan memenuhi passing grade.

“Kita tidak tahu beberapa hari selanjutnya. Siapa tahu ada satu atau dua hari yang jumlahya besar,” kata Mhd Bahrain kepada Lombok Post, kemarin (8/11).

Kalimat penuh harap tersebut faktanya tak bisa menutupi kegelisahan BKPSDM. Mengingat 225 formasi yang sudah diberikan saja dianggap masih jauh dari kata cukup. Bahrain mengatakan tidak adanya pengangkatan PNS selama 4 tahun menyebabkan Lotim kekurangan ribuan pegawai.

Namun mau bagaimana lagi. Nyatanya kebutuhan tersebut besar kemungkinan akan tak terpenuhi melihat kemampuan peserta selama SKD yang telah berlangsung. Lima hari pertama formasi guru PAI, IPA, dan BK dari ribuan pelamar sudah dinyatakan gugur.

“Sekarang kebutuhan dokter gigi sebanyak 6 formasi tidak terpenuhi,” terang Bahrain.

Ia menjelaskan dokter umum dengan formasi sebanyak 12 hanya mampu dipenuhi oleh 4 dokter yang telah  memenuhi passing grade. Kata Bahrain, adapun yang melakukan tes sebanyak 72 dokter umum. Sementara 4 dokter gigi yang mengikuti tes tidak satu pun yang berhasil mencapai passing grade. “Artinya dokter umum dan dokter gigi berjumlah 72 yang tidak lulus,” terangnya.

Ditanya mengenai langkah BKPSDM dalam memenuhi formasi, Bahrain menjelaskan belum menemui jawaban. Ia menerangkan telah menanyakan hal tersebut kepada koordinator wilayah regional BKN.  “Sampai tiga kali saya tanyakan, katanya hal itu kembali ke peraturan Kemenpan RB. Kita belum bisa melakukan apa-apa, ” ujarnya.

Namun di luar itu, untuk yang sudah jelas kosong, Bahrain mengatakan akan memikirkannya kembali setelah pelaksanaan SKD selesai. Ia menegaskan, intinya BKPSDM telah mampu melaksanakan SKD menggunakan CAT dengan baik dan lancar. Seperti yang telah direncanakan dan diharapkan. Selanjutnya, beberapa hal mengenai kebutuhan akan menjadi pembahasan yang tidak bisa dilepaskan begitu saja.

Salah seorang peserta tes dari Selong Arya Sumani mengatakan tidak memenuhi Passing Grade karena terkendala waktu. “Sebenarnya soal-soalnya tidak terlalu sulit. Tapi kebanyakan dari kita terkendala waktu,” terangnya.

Ia juga menerangkan ada beberapa faktor lain yang terkadang membuat buyar konsentrasi peserta SKD. Salah satunya adalah pemberitahuan sisa waktu. “Itu juga membuat buyar pikiran kita. Seharusnya kan jangan diumumkan melalui pengeras suara. Karena mendengar pengumuman tersebut, suasana yang tadinya tenang tiba-tiba jadi gaduh di tempat masing-masing,” tambahnya. (tih/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost