Lombok Post
Headline Praya

Jangan Jadi TKI Turun Temurun

PRAYA-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Tengah menyerukan, agar anak-anak para Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  tyda akut menjadi TKI di kemidian hari. Harus ada upaya orang tua, memutuskan mata rantainya.

        “Ini berlaku bagi seluruh TKI, baik yang berangkat secara prosedural, maupun illegal,” ujar Kepala Disnakertrans Loteng H Masrun pada Lombok Post, kemarin (8/11).

        Masrun mengatakan, jika saat di luar negeri menghasilkan, maka jangan menjadi konsumerisme. Lebih baik, dijadikan modal usaha atau berinvestasi tanah, emas dan atau rumah.

        Faktanya, sesal Masrun kebanyakan para TKI berpikir sempit. Yang ada sekarang, dihabiskan.  Kalau sudah habis, maka berangkat lagi menjadi TKI. Begitu seterusnya.

        Mereka pun, lanjutnya tidak memikirkan masa depan anak-anaknya, apalagi masa depan keluarga. Alhasil, karena keterbatasan ekonomi, anak atau istri akhirnya ikut menjadi TKI. “Ini yang terjadi,” sesalnya lagi.

        Potret semacam itu, harap Masrun agar dijadikan bahan evaluasi bersama. Disnakertrans pun, butuh kerja sama aparatur pemerintah desa, guna memberikan pemahaman dan pengertian kepada mereka. Begitu pula, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, jangan berdiam diri saja.

        “Kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi. Kasihan mereka, jadi mari kita bergandengan tangan,” harap Masrun.(dss/r2)

Berita Lainnya

Dorfin Diduga Suap Polisi

Redaksi LombokPost

Pengedar Upal Sasar Kios Kecil

Redaksi LombokPost

Imigrasi Mataram Deportasi Empat WNA Tiongkok

Redaksi LombokPost

Tak Sungkan Korupsi Rumah Tuhan

Redaksi LombokPost

Komisioner Baru KPU NTB Dilantik Hari Ini

Redaksi LombokPost

Dorfin Felix, Bule Penyelundup Narkoba Kabur dari Polda NTB

Redaksi LombokPost

Izin PT Temada Tak Bermasalah

Redaksi LombokPost

Dana Desa Naik Rp 193,1 Miliar

Redaksi LombokPost

Dana Desa Naik Rp 193,1 Miliar

Redaksi LombokPost