Lombok Post
Headline Metropolis

Peserta Tes CPNS Dilarang Bawa Jimat

Seorang peserta membaca kembali coretannya saat akan keluar dari ruang ujian di Imperial Ballroom, Kota Mataram, kemarin (8/11).

MATARAM-Puluhan peserta tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kota Mataram tidak hadir dalam tes kompetensi dasar (TKD) yang digelar di Gedung  Grand Imperial. Tercatat dari empat sesi pelaksaaan tes, ada 65 peserta tidak hadir.

Untuk diketahui, jumlah peserta yang berhak mengikuti tes CPNS di Kota Mataram sebanyak 6. 777 orang. Dan TKD ini merupakan awal seleksi CPNS.

TKD meliputi tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelejensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). “Ini passing gradenya cukup tinggi,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di sela-sela memantau langsung pelaksanaan tes sistem komputer tersebut, kemarin.

Kendati demikian Ahyar berharap formasi CPNS di Kota Mataram sebanyak 262 ini bisa terpenuhi. Jika tidak, akan menghambat pelayanan masyarakat.

Contohnya, tenaga medis dan tenaga guru di Kota Mataram sangat dibutuhkan. “Kalau ini sampai tidak terpenuhi, maka pelayanan masyarakat juga tidak akan maksimal,” ujarnya.

Diakuinya, kebutuhan guru dan tenaga medis di Kota Mataram cukup banyak. Tak hanya itu,  ASN di organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya juga dibutuhkan. Jadi ia akan terus melihat perkembangan tes CPNS di Kota Mataram ini.

Jika pun nantinya ada formasi yang tidak terpenuhi, ia akan meminta ke pusat untuk menurunkan passing grade yang ditentukan pada TKD. Hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan ASN di Kota Mataram. “Ini akan kami lakukan, terkait hasilnya itu nantinya menjadi kebijakan pusat,” sebutnya.

Passing grade ditentukan dalam seleksi CPNS kali ini memang cukup tinggi. Banyak daerah yang pesertanya tidak mampu melewati passing grade. Hal ini mengakibatkan sejumlah formasi CPNS kosong.

“Semoga di Kota Mataram tidak terjadi seperti ini,” harap Ahyar.

Secara keseluruhan, ia melihat pelaksanaan tes di Kota Mataram berjalan lancar. “Saya tadi masuk ke ruangan para peserta. Mereka terlihat lancar mengoperasikan komputer,” kata Ahyar.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Ahmad Mujahiddin mengatakan, peserta yang tidak hadir pada TKD dipastikan gugur.

“Dalam setiap sesi, banyak sekali peserta yang absen. Tes hari pertama pada Rabu  (7/11), yang satu sesi saja ada 14 peserta yang tidak hadir. Belum lagi hari ini (Kamis, Red) sesi pertama 14 orang, sesi kedua 24 orang, dan sesi tiga 14 orang,” sebutnya.

Untuk tes sendiri, pihaknya menyiapkan 470 unit komputer. Setiap sesi diikuti 460 peserta dengan menyiapkan 10 unit komputer cadangan. “Alhamdulillah sampai hari (Kamis, Red) tidak ada masalah saat tes berlangsung,” sebutnya.

Sebelum peserta masuk ke ruangan, para panitia dari BPKSDM, pihak kepolisian, dan Satpol PP Kota Mataram memeriksa para peserta. Mereka dilarang membawa handphone, kalkulator, dan jimat ke ruangan tes. (jay/r5)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost