Lombok Post
Tanjung

Sekjen FPM dan BSMI Kunjungi Korban Gempa Lombok

KUNJUNGAN: Sekjen FPM dan BSMI El Hadj Asy Sy (tengah) mendengarkan pemaparan dari anggota PMI Pusat terkait program bantuan yang sudah terlaksana di Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Rabu (7/11).

TANJUNG-Federasi Palang Merah (FPM) dan Bulan Sabit Merah Internasional (BSMI) berkunjung ke Pulau Lombok. Tujuannya untuk mengecek kondisi para korban gempa bumi sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan diterima secara nyata.

     “Kedatangan kami untuk memberi dukungan kepada PMI di NTB, sekaligus melihat keadaan penduduk di Lombok yang terkena bencana,” kata Sekretaris Jenderal FPM dan BSMI El Hadj Asy Sy di sela kunjungannya ke Desa Pendua, Lombok Utara, Rabu (7/11).

     Menurut El Hadj, para korban gempa bumi memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Sebab itu, kunjungan ke lapangan akan memberikan informasi secara nyata tentang kondisi dan apa yang dibutuhkan selama masa pemulihan pascagempa.

     FPM dan BSMI sudah memberikan dukungan berupa bantuan pembangunan shelter dan hunian sementara bagi para korban gempa bumi di Pulau Lombok. Bantuan lain yang diberikan dalam bentuk pembangunan sanitasi yang layak, penyaluran air bersih menggunakan mobil tangki PMI, layanan kesehatan, dan layanan sosial bagi anak-anak terdampak gempa, serta bantuan pemulihan ekonomi masyarakat. Penyaluran bantuan kepada para korban gempa di Pulau Lombok tersebut dilakukan bekerja sama dengan PMI Pusat dan PMI NTB.

     “Kami memberikan bantuan bukan dalam bentuk uang tunai, tapi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti air bersih dan layanan kesehatan serta pemulihan ekonomi,” sambungnya.

     Ia juga memastikan bahwa pemberian bantuan dan pendampingan kepada para korban gempa akan berjalan selama 18 bulan atau hingga 2020. Agar masyarakat di Pulau Lombok bisa bangkit kembali.

     “Saya sangat senang sekali melihat mereka (korban gempa, Red) sudah ada semangat untuk bangkit kembali,” katanya.

     Sementara itu, Ketua PMI NTB H Ridwan Hidayat menyambut baik dukungan dari seluruh keluarga besar PMI se-Indonesia, dan FPM dan BSMI. Dukungan yang diberikan diharapkan akan mampu menyelesaikan secara cepat berbagai permasalahan yang dialami para korban gempa, seperti masalah sosial, ekonomi, dan kesehatan.

     Ia menyebutkan dari donasi yang dihimpun oleh PMI Pusat dan disalurkan ke NTB, telah terwujud sebanyak 30.000 unit hunian sementara yang sudah ditempati korban gempa. Jumlah tersebut melebihi dari target sebanyak 20.000 unit.

     FPM dan BSMI juga memberikan dukungan bantuan permodalan sebesar Rp 930.000 per kepala keluarga selama tiga bulan melalui program “Cash Transfer Program”. Jumlah penerima bantuan sebanyak 10.000 kepala keluarga.

     “Kami sangat menyambut dengan penuh kegembiraan karena FPM dan BSMI secara cepat memberikan respons. Itu menunjukkan hubungan manusia terhubung dalam soal kemanusiaan,” katanya.

     Rombongan FPM dan BSMI mengunjungi korban gempa bumi di Desa Dangiang, dan Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. Mereka juga mengunjungi para korban gempa bumi di Desa Guntur Macan, Lombok Barat. (fer/r7/*)

Berita Lainnya

PAD Diperkirakan Sudah Tembus Rp 3 Miliar

Redaksi LombokPost

Dikpora Pertanyakan Juklak dan Juknis

Redaksi LombokPost

Warga Sekitar Tambang Khawatirkan Longsor

Redaksi LombokPost

Disbudpar dan Warga Gili Meno Gelar Mandi Safar

Redaksi LombokPost

Mantapkan Persiapan UNBK Lebih Awal

Redaksi LombokPost

Pengungsi Berharap Huntap Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Minta Fortuner Wabup Dilelang

Redaksi LombokPost

Warga Kecewa Bupati Tidak Hadir Saat Hearing di DPRD

Redaksi LombokPost

Kadis Diminta Batasi Pembelian Randis

Redaksi LombokPost