Lombok Post
Metropolis

Ada Kemungkinan Passing Grade Diturunkan

TUNGGU KESEMPATAN: Ratusan CPNS untuk Kota Mataram saat antre sebelum masuk ke dalam ruangan tes CPNS di Grand Imperial Ballroom, Mataram, kemarin (9/11).

MATARAM-Hari ke tiga pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Mataram terpantau lancar. Tidak ada permasalahan serius jika dibanding saat tes CPNS untuk instansi vertikal beberapa waktu lalu.

“Sejauh ini berjalan lancar,” kata Taufik Priyono, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram ditemui di arena CPNS, Grand Imperial Ballroom, Mataram, kemarin (9/11).

Hanya ada evaluasi yang sifatnya internal. Yakni terkait tata letak dan layout registrasi CPNS saja. Selebihnya pria yang karib di sapa Yoyok ini yakin bisa menggelar CPNS hingga hari terakhir tes yang rencananya akan digelar hari ini.

“Banyak yang gugur karena terganjal passing grade,” akunya.

Yoyok belum mengetahui apakah mereka yang lolos passing grade hingga kemarin sudah memenuhi semua formasi yang ada. Atau ada yang kosong sama sekali karena gagal melewati nilai ambang batas.

Kepala Bidang Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM Kota MataramAhmad Mujahidin mengatakan total yang lulus passing grade hingga hari ke tiga sesi ke tiga sebanyak 103 orang. Dari total 4140 peserta.

Jumlah ini masih belum mewakili 262 formasi yang tersedia bagi Kota Mataram. “Itupun belum tentu 103 orang itu mewakili masing-masing formasi,” jelas Muja.

Rinciannya di hari pertama, sebanyak 17 peserta yang lulus passing grade. Lalu pada hari kedua sesi pertama 19 peserta, sesi kedua 11 peserta, sesi ketiga 21 peserta, sesi keempat 18 peserta, sesi kelima 7 peserta. Lalu pada hari ketiga sesi pertama 3 peserta, sesi kedua 6 peserta.

Dan yang menarik adalah pada sesi ke tiga. Sesi yang diisi oleh para sarjana ini, ternyata hanya mampu melewatkan 1 orang sarjana dari 460 peserta. Berbeda dengan sesi sebelumnya yang diisi oleh para lulusan diploma.

“Ini sesinya para sarjana, (tidak banyak yang lulus) karena passing grade-nya dinaikan,” terangnya.

Masih ada 2 sesi yang tidak terpantau kemarin karena prosesnya dilaksanakan pada sore hingga malam hari. Dan 4 sesi yang rencannya akan digelar hari ini. Peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta. Sehingga impian menjadi PNS bisa terwujud.

Menyikapi banyaknya peserta yang berguguran karena gagal melewati passing grade Kepala BKPSDM Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati belum bisa memastikan apa yang akan dilakukan jika sampai ada formasi yang benar-benar kosong. Tapi dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk menyamikan hal ini pada Panselnas.

“Banyaknya peserta yang berguguran karena passing grade yang terlalu tinggi ini akan kami sampaikan dalam panselnas,” terang Nelly.

Namun tidak menutup peluang bagi peserta yang kemarin dan hari ini gagal melewati passing grade karena selisih poin tipis bisa lolos. Menyusul wacana perubahan Peraturan Menteri (Permen) Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) nomor 37 tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018.

“Kami belum tahu arahnya ke mana, apakah akan ada penurunan passing grade atau penambahan aturan baru,” kata Nelly.

Tapi yang jelas evaluasi pada permen itu merespon keluhan banyak pihak yang gugur karena passing grade yang tinggi. Karenannya para peserta diharapkan masih tetap memantau perkembangan informasi terkait pelaksanaan CPNS.

“Kita lihat nanti, rencananya hari senin ini akan ada informasi lebih lanjut soal permen itu,” terangnya.

Informasi ini membuka peluang para peserta yang terlanjur patah hati. Karena gagal melewati passing grade. Terutama mereka yang gugur dengan poin yang sangat tipis. Bisa saja lanjut nelly akan ada perubahan pada passing grade.

“Atau ada perankingan setelah passing grade jawabannya nanti hari senin,” tandasnya. (zad/r3)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi