Lombok Post
Praya

Hujan Datang, Longsor Mengancam

TERENDAM BANJIR: Jalan raya pusat pertokoan Praya di Lombok Tengah, yang terendam banjir, Rabu sore (7/11) lalu.

PRAYA-Imbauan kepada seluruh warga Lombok Tengah, dimana pun berada, agar waspada terhadap longsor dan banjir. Utamakan keselamatan jiwa, dari pada harta benda. Jalur-jalur evakuasi pun, sudah tersedia harus dipatuhi.

“Mohon ini diperhatikan dan dijalankan,” seru Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng H Muhamad pada Lombok Post, kemarin (9/11).        Muhamad membeberkan, untuk rawan longsor ada beberapa titik di Kecamatan Batukliang Utara, Batukliang, Pringgarata dan Kopang, yang perlu diperhatikan. Secara geografis, tanah di wilayah utara tersebut labil. Apalagi, sudah berkali-kali diterpa gempa. Sehingga, tanahnya pun semakin mudah bergeser mengikuti aliran air.

Yang dikhawatirkan, kata Muhamad jangan sampai terjadi banjir bandang. “Kita berdoa bersama, semoga itu tidak terjadi,” harap mantan Kabag Aset Setda Loteng tersebut.

Untuk mengantisipasinya, sarannya warga sebaiknya menjaga lingkungan masing-masing, jangan menebang pohon. Kalau ada hutan yang gundul, maka ditanami pohon. Kalau ada galian pasir illegal maupun tanak uruk, maka disetop dulu. “Selain longsor, yang perlu kita waspadai yaitu banjir,” ujarnya.

Bisa dikatakan, diakui Muhamad sebagian besar wilayah di Gumi Tatas Tuhu Trasna rawan banjir. Namun, yang paling parah biasanya terjadi di Desa Kidang, Praya Timur dan Desa Bangkat Parak, Pujut. Setiap tahun, berlangganan banjir.

Kuncinya, pesannya lagi-lagi menjaga lingkungan. Kemudian, jangan membuang sampah sembarangan. Ingat, saluran irigasi yang dibangun, berfungsi untuk aliran air. Bukan untuk membuang sampah, apalagi mengalihfungsikannya. Jika melanggar, maka banjir mengancam.

“Mohon kerja sama pemerintah desa, guna menjaga kebersihan. Kalau sampah dibiarkan, maka akan membawa malapetaka,” ancam Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Loteng Lalu Rahardian, terpisah.(dss/r2)

Berita Lainnya

ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

Redaksi LombokPost

BPK Periksa 10 Desa di Loteng

Redaksi LombokPost

Suhaili Tagih Komitmen Pusat

Redaksi LombokPost

Loteng Kembali Raih WTP?

Redaksi LombokPost

2.500 Sertifikat Gratis Dibagikan

Redaksi LombokPost

Segel Kantor Desa Lajut Dibuka

Redaksi LombokPost