Lombok Post
Giri Menang Headline

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Beginilah kondisi SDN 1 Dopang yang rusak parah akibat gempa. Hingga kemarin (9/11), kondisi sekolah tersebut belum diperbaiki.

GIRI MENANG-Tidak hanya rumah warga yang luluh lantah akibat gempa. Belasan sekolah di Lombok Barat (Lobar) juga ikut terdampak gempa. Sayangnya, sekolah yang rusak akibat gempa ini luput dari perhatian pemerintah.

“Sampai sekarang belum jelas kabarnya kapan sekolah kami dibangun. Sudah tiga bulan lebih SDN 1 Dopang ini hancur akibat gempa, tapi belum ada kabar kapan kapan mau diperbaiki,” ungkap Kepala Desa Dopang Harun Nur Rasyid.

Hingga saat ini, SDN 1 Dopang yang rata dengan tanah akibat gempa masih belum mendapat perhatian. Sehingga, para siswa belajar di tenda darurat. Kondisi tenda darurat yang digunakan sebagai ruang kelas semakin tak layak digunakan belajar.

Seiring datangnya musim hujan, air masuk ke dalam tenda dan mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut. “Padahal sebentar lagi siswa kelas VI mau ujian. Kalau kondisinya seperti ini, bagaimana mereka bisa belajar,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lobar M Hendrayadi menjelaskan, perbaikan sekolah yang rusak akibat gempa akan ditangani oleh Kementerian. Baik melalui Kementerian PUPR maupun Kemendikbud.

“Yang menangani dari Kementerian PUPR. Yang tidak dikerjakan oleh PUPR itu akan ditangani oleh Kemendikbud,” jelasnya.

Untuk sekolah yang rusak berat itu akan dibangun kembali oleh Kementerian PUPR. Sedangkan sekolah yang rusak sedang dan ringan akan dibangun Kemendikbud. Data Dinas Dikbud Lobar, sekolah yang rusak berat sebanyak 14 unit. SD sebanyak 12 unit dan SMP dua unit.

Bagi sekolah yang rusak berat seperti di Desa Guntur Macan, Desa Kekait dan Desa Dopang para siswa masih belajar di tenda darurat. Dikbud terus memantau kondisi lapangan.

“Kami bagi tugas untuk memantau kondisi belajar mengajar siswa. Memang dampak terhadap proses belajar mengajar pasti terganggu. Makanya perbaikan terus diupayakan,” tandasnya. (ton/r3)

Berita Lainnya

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa Bumi Gora Menuntut Ilmu di Benua Biru (2)

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post

Dua Kafe Siapkan Wanita Penghibur

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa NTB Menuntut Ilmu di Eropa (1)

Redaksi Lombok Post

Efek Pemberlakuan Sistem Zonasi, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Redaksi Lombok Post

Didukung Warga, Ustad Budi Tak Gentar Dikepung Calon Petahana

Redaksi Lombok Post