Lombok Post
Giri Menang

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Bupati Lobar H Fauzan Khalid saat berdialog dengan Kepala Dinas PUPR Lobar I Made Arthadana belum lama ini.

GIRI MENANG-Sinyal mutasi yang dibeberkan Sekda Lombok Barat (Lobar) H M Taufiq semakin menguat. Itu setelah Bupati Lobar H Fauzan Khalid melontarkan statement senada. Ia mengakui dalam waktu dekat akan ada penyegaran birokrasi di Pemkab Lobar.

“Insya Allah, dalam waktu dekat,” ujar Bupati Lobar H Fauzan Khalid kepada Lombok Post sambil tersenyum.

Mutasi dikatakan Fauzan untuk mengisi kekosongan pimpinan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lobar. Misalnya saja seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dispora, hingga beberapa OPD lainnya. Mutasi juga dilakukan sebagai salah satu bentuk evaluasi terhadap kinerja sejumlah pejabat OPD yang dinilai kurang maksimal.

“Karena kekosongan dan ada juga kinerja. Intinya karena kebutuhan organisasi perangkat daerah,” lanjut Fauzan.

Sebelumnya, Sekda Lobar HM Taufiq juga membeberkan, Pemkab Lobar akan melakukan mutasi susulan. Hal ini disebabkan ada beberapa OPD kinerjanya tidak memuaskan.

“Pasti ada yang tidak memuaskan. Nggak mungkin dalam satu organisasi semuanya sempurna,” ujar sekda belum lama ini.

Ditanya OPD mana saja yang tidak memuaskan, sekda memilih merahasiakannya. Termasuk juga ketika ditanya jumlahnya. Sekda tidak merincikan berapa jumlah OPD yang masuk kategori memiliki kinerja tidak maksimal. “Pokoknya banyak,” cetusnya.

Karenanya ia mengingatkan para pegawai untuk meningkatkan kinerjanya. Apapun tugas yang diberikan harus dikerjakan sepenuh hati. “Tunjukkan profesionalitas kita,” tegasnya.

Sekda menambahkan, Pemkab Lobar berencana melakukan assessment pegawai dalam waktu dekat. Masih dikaji apakah akan dilakukan tahun 2018 atau awal 2019 mendatang. Mengingat ada pejabat eselon II dan III yang akan pensiun dalam waktu dekat. Sehingga assessment harus dilakukan.

“Kalau assessment dilakukan pihak ketiga. Tapi untuk (evaluasi) yang sehari-hari itu tugas kepala OPD,” pintanya.

Sekda membeberkan saat ini tengah dalam proses mutasi lanjutan bersama Baperjakat. OPD tersebut akan dievaluasi. Termasuk juga untuk mengeksekusi izin Kemendagri yang sudah keluar.

“Paling lambat Desember. Tapi semua tergantung bupati,” tandasnya. (ton/r3)

Berita Lainnya

Disperindag Cek Kecurangan SPBU

Muhammad Naja, Bocah Penderita Lumpuh Otak yang Hafal 30 Juz

Redaksi LombokPost

Alhamdulillah, Bantuan Jadup Cair Besok

Gubernur: Uang Tak Menjamin Kebahagiaan

Gerindra Gelar Deklarasi Kemenangan Prabowo-Sandi

Mengunjungi Masjid Ridwan, Masjid Berarsitektur China di NTB

Redaksi LombokPost

Mengunjungi Masjid Ridwan Arsitektur China Desa Pakuan

Jalan Rusak, Pariwisata Ikut Lumpuh

Korban Gempa Menjerit Lagi