Lombok Post
Giri Menang

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

GELAP SAAT MALAM: Inilah salah satu ruas jalan di PLTU Jeranjang Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung. Pada malam hari jalan ini menjadi sangat gelap karena tidak adanya PJU.

GIRI MENANG-Jalan menuju PLTU Jeranjang belum juga dipasang penerangan jalan umum (PJU). Sehingga pada malam hari jalan ini sangat gelap. Karena itu Dinas Perumahan dan Pemukiman berencana membangun PJU tahun depan.

“Informasi yang saya terima, PLN sudah menganggarkan Rp 200 juta untuk PJU,” ungkap Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lombok Barat (Lobar) Lalu Winengan.

Anggaran tersebut, diakui Winengan, belum bisa menutupi kebutuhan PJU di sepajang jalan Desa Taman Ayu menuju PLTU Jeranjang. Namun jika lampu PJU melekat pada tiang listrik, maka anggaran tersebut cukup untuk penerangan jalan sepanjang satu kilometer di Desa Taman Ayu. Dengan jarak tiap lampu sekitar 50 meter.

“Perhitungan saya ada sekitar 40 lampu yang bisa menyala,” ujar Winengan.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan PLN terkait pemasangan PJU di jalan menuju PLTU Jeranjang. Pihaknya dan PLN sepakat lampu jalan tersebut sangat dibutuhkan. Apalagi puluhan tahun jalan tersebut gelap gulita karena belum tersentuh lampu PJU.

“Maka kami siap membayar biaya bulanan PJU asal PLN Red siap membangun PJU,” bebernya.

Pemasangan PJU di jalan menuju PLTU Jeranjang tersebut menggunakan dana CSR PLN. Selanjutnya pengelolaannya diserahkan sepenuhnya ke Pemda Lobar.

“Setelah diserahkan, tentu kami harus siap bayar tagihan listriknya,” ujar Winengan.

Sementara itu Asistant Manager  Komunikasi PLN Rofia Fitri sebelumnya mengaku belum menerima surat dari Dinas Perkim Lobar. Ditanya terkait informasi PLN yang menyediakan anggaran Rp 200 juta dari dana CSR untuk pembangunan PJU menuju PLTU Jeranjang, ia juga belum bisa memastikan.

“Saya coba konfirmasi dulu ya,” jawabnya singkat.

Sementara sejumlah warga mengeluhkan kondisi penerangan di jalan Desa Taman Ayu menuju PLTU Jeranjang yang gelap gulita. Padahal, desa ini menjadi desa penghasil listrik terbesar di NTB, karena merupakan tempat dibangunnya PLTU Jeranjang.

“Sangat tidak masuk akal, desa penghasil listrik, tapi jalannya gelap gulita,” sesal Wendy salah seorang warga.

Kepala Desa Taman Ayu Junaidi sebelumnya juga mengaku sudah beberapa kali menyampaikan kondisi ini kepada Pemkab Lobar. Ia juga berupaya berkomunikasi dengan PLN agar membangun PJU di jalan menuju Jeranjang.

“kalau kondisinya gelap terus, makanya desa kami bakal jadi daerah rawan,” sesalnya. (ton/r3)

Berita Lainnya

Perawatan Jalan Memang Tak Maksimal

Redaksi LombokPost

Dekat PLTU, Jalur ke Jeranjang Malah Gelap Gulita

Redaksi LombokPost

Tekan Kemiskinan, Eksekutif dan Legislatif Harus Bersinergi

Redaksi LombokPost

Calon PNS Siapkan Diri, Tes SKB Digelar Sehari

Redaksi LombokPost

Jaspel Puskesmas Gunungsari Tersumbat

Redaksi LombokPost

Hotel di Senggigi Mulai Bangkit

Redaksi LombokPost

Empat Bulan Tersiksa di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Giliran Warga Langko Gedor Kantor Desa

Redaksi LombokPost

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost