Lombok Post
Headline Selong

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

H Sukiman Azmy

Selong – Dalam upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke 73 di Kantor Bupati Lotim, Bupati Lotim H Sukiman Azmy mengungkapkan rasa kecewa. Hal itu ia sampaikan setelah menyampaikan amana menteri sosial RI selaku inspektur upacara pada Sabtu (10/11).

“Saya ingin mengungkapkan rasa kekecawaan saya atas sedikitnya kita yang hadir pada upacara hari pahlawan ini,” kata Sukiman.

Pahlawan menurut Sukiman telah berjuang memperjuangkan bangsa dan negara dengan darah, harta, dan jiwanya. Namun sayang sekali, kata Sukiman, karena hari libur banyak yang enggan hadir mengikuti upacara peringatan hari pahlawan tersebut.

Mengikuti rasa kecewa tersebut, orang nomor satu di Lombok Timur itu pun meminta kepada inspektorat untuk mencatat ASN dari setiap OPD yang absen mengikuti upacara tersebut. “Sampaikan kepada saya pada jam 10 nanti, siapa yang tidak hadir pada saat upacara ini dan apa alasannya dari seluruh OPD yang ada di jajaran Pemda Lotim,” tegasnya.

Selanjutnya, dalam sambutan selaku inspektur upacara, Sukiman juga mengkritisi peserta upacara yang tidak memakai seragam pegawai sesuai dengan ketentuan. “Saya tahu anda sudah berhaji, tapi topi putih dan surban bukan pakaian dinas korpri,” kata Sukiman.

Selain itu, ia juga menyentil proses upacara yang dirasa terlalu panjang. Menurutnya, upacara tidak perlu panjang-panjang. Akan tetapi sedikit namun dilaksanakan dengan penuh khidmat.

Terkait ASN yang tidak menghadiri upacara, Kabag Humas dan Protokol Sekda Lotim Ahmad Subhan menyampaikan pihaknya sudah mengirimkan surat undangan untuk setiap pimpinan OPD. Ia menjelaskan berdasarkan PP 53 tahn 2010 tentang disiplin PNS, tanggung jawab penegakan disiplin itu ada pada atasan langsung.

“Jadi atasan langsunglah yang mengecek kehadiran anak buah. Kalau ada yang tidak hadir, ya tetapkan disiplin. Supaya berlaku reward and punishment,” terang Subhan.

Selain itu, ia juga menerangkan pada upacara peringatan hari pahlawan ke 73 kemarin, staf memang terbagi di tiga tempat. Pertama kantor bupati, kedua taman makan pahlawan nasional, dan ketiga di Labuhan haji.  Akan tetapi di luar itu, ia menegaskan memang benar ada ASN yang juga tidak hadir dalam upacara. “Mengenai keterbagian itu sudah saya sampaikan ke Bupati,” terangnya. (tih/r2)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Alhamdulillah, Bantuan Jadup Cair Besok