Lombok Post
Headline Selong

Waspada Calo PNS !

DIPERIKSA: Peserta SKD CPNS 2018 Lotim diperiksa sebelum memasuki ruang tes di gedung CAT BKPSDM Lotim, belum lama ini.

Selong – Banyak orang tua mengidamkan anaknya menjadi PNS. Keinginan tersebut pun dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan upaya penipuan.

Fenomena maraknya para penipu yang menjanjikan jabatan PNS dengan membayar sejumlah uang ditegaskan oleh Bupati Lotim H Sukiman Azmy pada upacara peringatan hari pahlawan ke 73 di halaman Kantor Bupati Lotim, Sabtu (10/11).

“Ada yang menjanjikan bisa langsung menjadi PNS jika menyogok Rp 50 juta, 100 juta, dan seterusnya,” kata Sukiman kepada hadirin dan peserta upacara.

Karena itu, ia mengimbau kepada semua peserta untuk menginformasikan kepada masyarakat agar tidak terbujuk rayuan penipu. “Sistem rekrutmen CPNS tahun ini tidak sama dengan waktu-waktu lalu,” tegasnya.

Ia juga menegaskan jangan sampai warga terbujuk rayuan penipu yang menurutnya saat ini bergentayangan di mana-mana. Tidak hanya sebelum jadi, bahkan meski peserta sudah dinyatakan lulus, pintu para penipu masih terbuka. Kata Sukiman, ada saja yang berkunjung ke orang tua CPNS mengatakan jika anaknya tidak mungkin lulus jika tidak mengeluarkan uang dengan jumlah tertentu.

Parahnya, kabar hoax para penipu diungkapkan atas nama Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan pejabat lainnya. “Katanya kalau memberikan uang kepada kami-kami ini maka jabatan itu akan dimiliki,” ujar Sukiman.

Karena itu, ia menegaskan jangan sampai warga mau tertipu. Karena masyarakatlah yang menjadi korbannya. Sebab setelah uang diberikan dan yang bersangkutan tidak lulus, betapa sulitnya mendapatkan uangnya kembali.

Selanjutnya, Sukiman juga mengingatkan tentang adanya oknum-oknum yang menjanjikan jabatan tertentu kepada PNS.  Dengan dalih sebagai tim pemenangan Sukma. Kata Sukiman itu pembohong semua. Ia juga memberikan peringatan kepada para pegawai negeri agar tidak mempercayai hal tersebut.

Sementara itu, Kabid Data dan Formasi BKPSDM Lotim Mhd Bahrain mengatakan tidak mengetahui perihal percaloan PNS yang kabarnya marak terjadi di tengah masyarakat. Ia menduga, memang ada saja yang melepas jaring kepada ratusan orang dengan alasan jika lulus hal tersebut dipastikan merupakan jerih payahnya.

“Seperti yang Bupati sampaikan dalam pidatonya, kami pastikan tidak ada praktik tersebut. Karena itu, masyarakat jangan sampai percaya pada orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti itu,” tegas Bahrain.

Kelulusan Peserta SKD Meningkat

Sedangkan memasuki hari ke 11, peserta SKD CPNS 2018 Lotim mengalami peningkatan kelulusan secara signifikan. Hal itu bila dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya.

Bahrain mengatakan dari 1 sampai 11 November, tercatat 90 peserta yang lolos. Angka tersebut jelas tidak memenuhi formasi yang sudah diberikan BKN sebanyak 225. Namun setidaknya tidak terlalu jauh dari yang diharapkan. Kata Bahrain, terdapat jumlah kelulusan yang signifikan pada Bidan.

Memasuki hari terakhir SKD (hari ini, red), Bahrain menjelaskan pihaknya akan melakukan perangkingan. “Selanjutnya kita akan rapat di Provinsi untuk persiapan tes kompetensi bidang,” terang Bahrain. (tih/r2)

Berita Lainnya

ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post

Pintu Beasiswa Eropa Terbuka Lebar untuk Pelajar NTB

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Lombok Belum Stabil

Redaksi Lombok Post

Dompet PNS Makin Tebal, Pemkot Siapkan Rp 363 Miliar

Redaksi Lombok Post

Gubernur Blusukan di Kampus-kampus Polandia

Redaksi Lombok Post