Lombok Post
Headline Praya

Bantuan Air Bersih Dihentikan

H Muhamad

PRAYA-Bantuan air bersih bagi sejumlah warga di Lombok Tengah, terpaksa dihentikan. Itu karena anggarannya habis, tidak ada yang tersisa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun, berharap pihak ketiga membantu.

“Kendati musim hujan, tapi tetap saja air bersih masih dibutuhkan. Mohon kami dibantu,” harap Kepala BPBD Loteng H Muhamad pada Lombok Post, kemarin (12/11).

Kebijakan tersebut, bebernya diberlakukan sejak per 31 Oktober lalu. Seluruh armada dan petugas pun, kembali masuk kantor, tidak lagi menjalankan tugas seperti biasa. Untuk menutupi kekurangan, BPBD juga akan berusaha melobi BNPB, Kementerian Kesehatan hingga Kementerian Sosial.

Karena biar bagaimana pun, lanjut Muhamad warga di sejumlah desa di Kecamatan Pujut, Praya Timur, Praya Barat, Praya Barat Daya, sebagian Praya Tengah dan sebagian Kecamatan Jonggat perlu dan masih membutuhkan perhatian. Tidak saja, kebijakan penanganan pascabencana saja.

“Karena kalau air hujan, tidak bisa langsung di konsumsi. Butuh waktu berminggu-minggu dulu, baru bisa dimanfaatkan. Begitu,” cetus Muhamad.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak ketiga yang sudah membantu, seperti PMI Loteng, PDAM, Polres Loteng, Dinas Sosial dan sejumlah perbankan. Lagi-lagi,  Muhamad berharap mereka kembali membantu menyiapkan dan menyalurkan air bersih, sampai akhir November ini.

Karena dari pengalaman sebelumnya, tambah Muhamad program bantuan air bersih biasanya dihentikan akhir November, bahkan Desember bukan Oktober. “Mohon warga bersabar dulu, semoga beberapa hari kedepan ada angin segar,” serunya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Novotel Siap Terima Magang Difabel