Lombok Post
Selong

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

MENANGIS: Seorang siswa Madrasah Tsanawiyah menangis saat diberhentikan oleh Polantas karena tidak menggunakan hlem di perempatan Selong, kemarin (12/11).

Selong – Seorang siswa dari Sakra Timur menangis saat diberhentikan polantas di perempatan Selong, kemarin (12/11). Kejadian yang terekam dalam sebuah video tersebut dibenarkan oleh Polantas Satlantas Kapolres Lotim Handang Jamaldinata yang menyetop siswa yang tidak memakai helmet tersebut.

“Kejadiannya tadi pas jam rawan pagi sekitar pukul 07.10 wita,” kata Handang kepada Lombok Post.

Menurut Handang, siswa tersebut bernama Rizki dan sekolah di salah satu madrasah tsanawiyah di Sakra Timur. Ia menduga pelajar tersebut tidak berniat untuk sekolah, melainkan bolos. Adapun tindakan yang dilakukan adalah tidak memberikan siswa pulang.

Meski dalam video tersebut ia terus merengek meminta Handang memberikannya pulang.  “Tadi kita sudah antar memakai ojek dan meminta orang tuanya datang  untuk mengambil motornya,” terang  Handang.

Handang mengatakan pihaknya berencana akan memberikan Handang sepeda sebagai pengganti sepeda motor tersebut. Menurutnya, pelajar semestinya memakai sepeda. Apalagi jika kebanyakan dari mereka melanggar aturan dengan tidak menggunakan helmet.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Lotim AKP Ryan Faisal menjelaskan apa yang ditemui anggotanya di lapangan kemarin sudah jelas merupakan pelanggaran. “Anak di bawah umur mengendarai roda dua tidak menggunakan helm sudah jelas merupakan pelanggaran,” tegas AKP Ryan.

Karena itu ia mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anaknya sebelum berangkat sekolah. Melihat terbatasnya kendaraan umum yang mengangkut pelajar di Lombok Timur, AKP Ryan tidak sepenuhnya melarang pelajar menggunakan sepeda motor saat berangkat ke sekolah.

“Tapi setidaknya memakai helm. Kalau pun orang tua ingin melihat anaknya tidak menggunakan helm, alangkah lebih baiknya dibelikan sepeda. Itu jauh lebih aman,” terangnya. (tih/r2)

Berita Lainnya

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Ramai-ramai Berburu Takjil

Gara-Gara Kritis, Aldi Tak Diluluskan Sekolah

Dua Pelaku Curas Tertangkap, Dua Masih Buron

Redaksi LombokPost

Pekan Depan Pembangunan Taman Rinjani Mulai Dilelang

Redaksi LombokPost

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Redaksi LombokPost

Jalan Rusak Picu Lakalantas

FPR Minta Amaq Har Dibebaskan

Tolong, Mata Kiri Nadir Diserang Tumor