Lombok Post
Metropolis

Pasca Gempa, BPS Belum Keluarkan Data Kemiskinan

ANGKUT SEMEN: Salah seorang pekerja mengangkut semen di salah satu toko bangunan di Sweta, Kecamatan Sandubaya, kemarin (12/11).

MATARAM-Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mataram belum mengeluarkan data tingkat kemiskinan di daerah ini pascagempa bumi beberapa waktu lalu.

“Paramater angka kemsikinan setahun sekali. Dilakukan pada Maret. Kalau gempa kan terjadi Agustus lalu,” kata Kepala BPS Kota Mataram Isa Ansori, kemarin (12/11).

Isa mengaku tidak bisa mengukur angka kemiskinan di Kota Mataram pada 2018 pascagempa. Namun demikian, ia memastikan angka kemiskinan pascagempa bisa diukur pada tahu depan.

Ia pun tak bisa menampik, banyak sekali dampak yang terjadi akibat gempa bumi tersebut. Seperti hotel, tingkat penghuninya berkurang. Bahkan banyak yang tidak beroperasi. “Banyak tamu-tamu yang khawatir datang ke Mataram,” terangnya.

Dampak lain juga  terjadinya inflasi meski tidak signifikan. Seperti bahan bangunan pascagempa harganya naik. Namun setelah ada imbauan dari wali kota, pedagang kembali menurunkan harga dagangannya.

“Pascagempa juga  terjadi deflasi pada sembako,” sebutnya.

Selain itu, lanjut dia, hasil  UMKM mengalami penurunan. Harga-harga produk UMKM banyak yang tidak laku. Bahkan usaha mereka banyak yang macet pascagempa.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM Kota Mataram H Yance Hendra Dirra mengaku, pascagempa beberapa UMKM sempat mengalami penurunan omzet. Meski secara perlahan sekarang sudah mulai membaik. “Alhamdulillah, khusus untuk IKM hasil olahan pangan menunjukkan pergerakan pemulihan cukup cepat,” tutupnya. (jay/r5)

Berita Lainnya

Pemprov NTB Akhirnya Buka Pendaftaran PPPK , Honorer Diberi Waktu Dua Hari

Redaksi LombokPost

Empat Hewan Pembawa Rabies Ditemukan Balai Karantina

Redaksi LombokPost

RSUD Kota Mataram Siapkan Aplikasi SIMRS

Redaksi LombokPost

Kaderlan Pencari Damai di Rumah Panggung dari Kayu Bekas

Redaksi LombokPost

Pemkot Mataram Angkat Tangan Tak Ikut Pendaftaran PPPK Serentak

Redaksi LombokPost

Permintaan Eliminasi Anjing Cukup Tinggi

Redaksi LombokPost

Baru Tiga Kecamatan Punya RDRT

Redaksi LombokPost

Fatwir Jabat Kadis Pendidikan

Redaksi LombokPost

Miftah: Penertiban Pelanggaran Tata Ruang Akan Dilanjutkan!

Redaksi LombokPost