Lombok Post
Metropolis

Rumah Belum Jadi, Tenda Kemasukan Air

ANTISIPASI BANJIR: Salah seorang warga Lingkungan Pengempel Indah, Kecamatan Sandubaya mengangkut batu-bata runtuhan bangunan pascagempa, kemarin (12/11).

MATARAM-Nasib warga di pengungsian Kota Mataram semakin memprihatinkan. Selain tenda bocor, para warga juga harus pontang-panting menyelamatkan tenda mereka agar tidak kemasukan air. “Ini kemarin airnya masuk ke dalam tenda,” kata Leksi, salah seorang warga Lingkungan Pengempel Indah, kemarin (12/11).

Kemarin sejumlah pengungsi juga mengangkat batu-bata didepan tenda dengan harapan jika hujan air bisa mengalir deras kebawah langsung. “Ada kali dibawah, tapi mampet dengan bongkaran bangunan,” sebutnya.

Genangan di pengungsian karena tidak ada drainase. Kondisi ini diperparah lagi dengan banyaknya runtuhan bangunan. Akibatnya, air hujan tidak bisa keluar dari tempat pengungsian.

“Kalau sudah rumah dibangun semua, baru kita bisa lihat mana got (draninase) dan gang,” cetus Leksi.

Saat ini, kata dia, gang-gang yang ada di pengungsian tertutup bongkahan bangunan. Tidak ada yang mau membersihkan. Warga hanya membersihkan bekas runtuhan di tempat lahannya sendiri. Sementara di gang belum dibersihkan.

Tinggal di pengungsian dalam waktu yang cukup lama membuatnya bingung. Air masuk tidak hanya dari atap yang bocor, namun juga dari bawah. “Kalau begini kita pingin rumah ini bisa cepat jadi,” kata dia.

Kini, ia berharap dengan Memilih Rumah Instan Konvensional (RIKO) proses pengerjaannya bisa dilakukan secara cepat. Namun sampai sekarang, baru enam warga yang sudah berdiri pondasi rumahnya untuk RIKO di Lingkungan Pengempel. Sisanya belum, karena beda kelompok. “Kalau yang lain belum karena kelompoknya yang belum jadi,” terangnya.

Dikonfirmasi, Kabid Pencegahan Kebencanaan BPBD Kota Mataram Kurnia Mulyadi enggan berkomentar terkait permasalahan ini. (jay/r5)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi