Lombok Post
NTB

BKD Seleksi Calon Pejabat

Yus Harudian Putra

MATARAM-Pemprov NTB menyeleksi calon pejabat administrator. Seleksi kali ini merupakan yang kedelapan kali yang digelar tahun ini. Puluhan pejabat yang ingin naik kelas ikut dalam kegiatan yang berlangsung tiga hari di Wisma Tambora itu.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Yus Harudian Putra menjelaskan, seleksi tersebut digelar untuk melakukan pemetaan kompetensi pejabat ASN. Hasil seleksi akan menentukan apakah mereka layak diangkat sebagai pejabat administrator atau eselon III.

Melalui pemetaan itu, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) NTB memiliki gambaran kemampuan pejabat eselon IV untuk diangkat menjadi eselon III. Karena pejabat yang akan duduk di jabatan struktural harus dipastikan punya kompetensi memadai.  ”Ini menjadi dasar bagi Baperjakat bila ingin mengangkat pejabat baru,” katanya.

Seleksi juga dilakukan karena tahun ini banyak pejabat administrator yang pensiun. Posisi yang mereka tinggalkan masih kosong, jumlahnya mencapai ratusan. Itulah yang nanti akan diisi pejabat administrator yang baru. ”Pejabat administator maupun pengawas kita banyak yang pensiun,” jelasnya.

Yus menjelaskan, istilah pejabat sudah diubah. Bagi pegawai staf disebut pejabat pelaksana, eselon IV disebut pejabat pengawas, eselon III disebut pejabat administrator, dan eselon II disebut pejabat pimpinan tinggi.

Mereka yang ikut seleksi merupakan pejabat pengawas dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov NTB. Mereka bisa diusulkan kepala OPD masing-masing, atau mengusulkan dirinya bila sudah merasa mampu.

 Kepala BKD NTB H Fathurrahman menambahkan, seleksi tersebut dilakukan setiap tahun. Tapi mereka yang lulus seleksi tidak langsung diangkat. Pengangkatan sendiri tergantung kebutuhan daerah dan dilakukan Baperjakat. ”Ini hanya untuk pemetaan dulu,” katanya.

Kegiatan pemetaan kompetensi ASN setiap tahun dilakukan dengan jumlah peserta berbeda. Misalnya tahun 2015, jumlah peserta yang seleksi 283 orang, tahun 2016  diikuti 506 orang pejabat, kemudian 2017 ikut seleksi 473 orang, dan hingga September 2018 sebanyak 265 orang pejabat ikut seleksi. (ili/r7)

Berita Lainnya

Sejumlah Puskesmas Sementara Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

NTB Masih Zona Hijau HIV/AIDS

Redaksi LombokPost

Gempa Lagi, Stok Logistik BPBD NTB Kosong!

Redaksi LombokPost

2.046 Paket Sembako Langsung Ludes

Redaksi LombokPost

Belum Terima Buku Tabungan, Puing Reruntuhan Menumpuk

Redaksi LombokPost

Kualitas Air Sungai Buruk, Dinas LHK Susun Pergub

Redaksi LombokPost

1.493 Kasus HID/AIDS di NTB, Terbanyak di Mataram

Redaksi LombokPost

Jaga Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah

Redaksi LombokPost

Tangkap Pembuang Sampah Sembarang!

Redaksi LombokPost