Lombok Post
Metropolis

BPBD Tunggu Perintah Perkim

HINDARI ROBOH: Tim dari Dinas Perkim Kota Mataram melakukan pemangkasan pohon di Jalan Bung Karno, kemarin (13/11).

MATARAM-Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram belum melakukan penebangan sebagai antisipasi pohon roboh di sejumlah jalan protokol di Kota Mataram.

“Kita tunggu perintah dari Dinas Perumahan dan Permukinan (Perkim) Kota Mataram dulu baru melakukan penebangan,” kata Kabid Darurat dan Logistik BPBD Kota Mataram Made Gede Yasa, kemarin (13/11).

Pada musim hujan kali ini sudah dua pohon tumbang mencelakai pengendara. Di Jalan Pemuda Gomong Mataram belum lama ini pohon di pinggir jalan roboh yang membuat pengendara celaka. Selain itu,  pohon di Jalan Hoscoko Aminoto Cemara Kota Mataram juga tumbang.

“Pohon yang tumbang ini langsung kita bersihkan agar tidak mengganggu pengguna jalan,” sebutnya.

Pohon di sepanjang jalan protokol di Mataram sepertinya tidak terawat. Bahkan banyak diantara pohon yang umurnya puluhan tahun. Sehingga dibutuhkan peremajaan dengan menanam pohon kembali. Namun demikian hal tersebut belum dilakukan BPBD Kota Mataram.

Tahun lalu, pihaknya melakukan perampingan pohon-pohon di sejumlah jalan di Kota Mataram atas kordinasi dengan Perkim. Yang boleh melakukan penebangan hanya Dinas Perkim.

Namun sejauh ini belum ada perintah melakukan penebangan. Sehingga ia tidak berani bertindak sendiri tanpa ada perintah atau kordinasi dari Dinas Perkim Kota Mataram. “Kita tunggu saja perintah dari Dinas Perkim,” terangnya.

Terpisah Kabid Ruang Terbuka Hijau Dinas Perkim Kota Mataram Nanang Edward mengatakan, memasuki musim hujan pihaknya sudah melakukan perampingan di sejumlah pohon di Jalan Pejanggik, Pendidikan, dan Jalan Lingkar Selatan. Sedangkan untuk jalan-jalan yang lokasinya di dalam pihaknya belum melakukan pemangkasan karena kesulitan masuknya mobil digunakan.

Di beberapa jalan yang lokasinya di dalam seperti di Jalan Ade Irma Suryani depan SMPN 4 Mataram, Cemara Jalan Hoscoko Aminoto cukup kesulitan untuk menebang pohon di pinggir jalan tersebut. “Kalau jalan yang di dalam ini kita kesulitan memasukkan kendaraan,” tutur Nanang.

Ia mengaku, permintaan untuk perampingan pohon cukup banyak. Namun demikian ia tidak bisa memastikan akan melakukan pemangkasan  di beberapa pohon di Mataram.

Ditanya soal banyaknya  pohon yang umurnya tua tidak dilakukan penebangan. Ia mengatakan, pohon tua belum tentu akan roboh duluan dengan pohon yang umurnya lebih muda. Bisa saja nantinya pohon yang usianya muda duluan tumbang dari pada yang tua. “Tergantung dari jenis pohonnya,” tutupnya. (jay/r5)

Berita Lainnya

Pemkot Optimis Semua Formasi Terisi

Redaksi LombokPost

Lahan Belum Beres, Pemkot Usulkan Rusunawa Nelayan

Redaksi LombokPost

Bukan Gertak Sambal! Ormas Ancam Turun Tertibkan Tempat Maksiat

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post

Situs Tua Ambruk Lagi

Redaksi Lombok Post

Dua Kafe Siapkan Wanita Penghibur

Redaksi Lombok Post

Efek Pemberlakuan Sistem Zonasi, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Redaksi Lombok Post

Bukan Tidak Tahu, tapi Malas Patuh!

Redaksi LombokPost