Lombok Post
Tanjung

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

MULAI DIKERJAKAN: Sejumlah tukang mulai mengerjakan pembangunan kantor sementara DPRD Lombok Utara, kemarin (13/11).

TANJUNG-Hujan cukup lebat beberapa waktu lalu membuat tenda BNPB yang ditempati DPRD Lombok Utara tergenang. Genangan air yang masuk cukup untuk menenggelamkan setengah badan sepatu. Hal ini mendorong percepatan pembangunan kantor sementara DPRD Lombok Utara

Wakil Ketua DPRD Lombok Utara Sudirsah Sujanto menuturkan, saat itu tinggi genangan air hujan yang masuk ke tenda sekitar lima sentimeter. Ia dan beberapa anggota dewan lain terpaksa pindah ke lokasi yang belum tergenang.

“Tentu ini sangat mengganggu, tetapi inilah kondisi kita pascagempa. Dan kita maklumi bahwa kondisi ini dialami juga oleh hampir semua warga Lombok Utara,” jelasnya, kemarin (13/11).

Tidak hanya lantai di tenda BNPB yang tergenang, meja Pimpinan DPRD juga terkena tetesan air hujan akibat tenda yang bocor. Hingga salah satu staf terpaksa memindahkan berkas-berkas yang ada di atas meja.

Pihaknya berharap, sekretariat DPRD mengupayakan pencegahan agar air hujan tak menggenangi kantor darurat. Selain itu, sekretariat juga perlu berkomunikasi dengan BNPB/BPBD. “Minimal untuk mengganti tenda BPBD yang bocor,” harapnya.

Menyikapi kondisi itu, Sekretaris DPRD Lombok Utara H Ahmad Sujanadi mengakui tenda darurat yang dijadikan kantor sementara dewan rentan tergenang. Bagian atap tenda juga bocor dan rembesan air hujan membasahi meja pimpinan DPRD.

“Benar kondisinya seperti itu. Kalau bisa, kami minta tolong ke BNPB untuk mengganti tenda khususnya di tenda anggota DPRD. Karena meja pimpinan basah akibat air hujan,” tutur Sujanadi.

Ia mengatakan, jajaran sekretariat DPRD juga telah berkomunikasi dengan instansi terkait di pemkab. Terutama untuk mengupayakan adanya kantor sementara yang representatif. Eks kantor DPRD yang sudah dirobohkan dapat dibangun kantor sementara.

“Kami dapat informasi kantor sementara akan dibangunkan dari donasi Malaysia. Jumlah bantuannya kita tidak tahu, tapi harapan kuta modelnya representatif untuk ruang sidang,” tandasnya.

Ia menambahkan, saat ini pembangunan kantor sementara itu sudah mulai dilakukan. Hingga hari ini, pengerjaan sudah sampai tahap pembangunan pondasi kantor sementara. (fer/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost

Sekjen FPM dan BSMI Kunjungi Korban Gempa Lombok

Redaksi LombokPost